Politikus loyalis Donald Trump, Paul Gosar. Foto: AFP
Politikus loyalis Donald Trump, Paul Gosar. Foto: AFP

Unggah Animasi Pembunuhan Biden, Sekutu Trump Tuai Kecaman Kongres

Internasional Amerika Serikat politik as joe biden donald trump
Medcom • 18 November 2021 12:16
Washington: Anggota parlemen Amerika Serikat (AS) disebut mengecam seorang loyalis Donald Trump, Paul Gosar pada Rabu. Sekutu Trump tersebut mengunggah video animasi yang menggambarkan legislator membunuh seorang rekan dan menyerang Presiden AS, Joe Biden.
 
Hal ini diketahui merupakan langkah langka yang menggarisbawahi permusuhan antara sejumlah pihak yang berseberangan di Kongres.
 
Dilansir dari Yahoo News, Kamis, 18 November 2021, Gosar yang merupakan anggota kongres sayap kanan dipaksa untuk menanggung malu publik oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS. Gosar dipanggil untuk menampilkan dirinya di majelis rendah guna “pengucapan kecaman.”

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Politikus Partai Republik dari itu Arizona dibuat untuk mendengarkan dalam diam, saat  Partai Demokrat menghabiskan lebih dari satu jam untuk menegurnya atas apa yang mereka sebut 'pelecehan di tempat kerja dan mendorong kekerasan terhadap perempuan'.
 
“Kami tidak dapat membiarkan anggota bercanda tentang saling membunuh atau mengancam Presiden AS. Ini membahayakan pejabat terpilih kami dan menghina institusi DPR,” kata Ketua DPR AS, Nancy Pelosi sebelum kecaman.
 
Resolusi kecaman diketahui menjadi bentuk hukuman paling berat di DPR AS. Hanya segelintir anggota yang menghadapi sanksi selama satu abad terakhir, atau 11 tahun yang lalu.
 
Gosar juga bergabung dengan agitator Trumpist, Marjorie Taylor Greene. Politisi berusia 62 tahun tersebut sebagai anggota DPR AS kedua dari Partai Republik, yang kehilangan posisi mereka di komite DPR  AS tahun ini.
 
Seorang sekutu Trump yang blak-blakan menggemakan klaim palsu mantan presiden “pemilihan 2020 dicuri”, Gosar telah dikutuk karena hubungannya dengan nasionalis kulit putih dan pujiannya untuk para perusuh yang menyerbu US Capitol (kantor kongres AS) pada 6 Januari.
 
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif