Sekjen PBB Antonio Guterres. (AFP)
Sekjen PBB Antonio Guterres. (AFP)

Sekjen PBB Kecam Serangan Udara yang Tewaskan 70 Orang di Yaman

Internasional konflik yaman pbb arab saudi Pemberontak Houthi Sekjen PBB
Willy Haryono • 22 Januari 2022 08:25
New York: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengecam serangan udara koalisi Arab Saudi yang menewaskan setidaknya 70 orang di sebuah penjara di Yaman. Serangan yang dilancarkan koalisi Arab Saudi pada Jumat, 21 Januari 2022, itu juga merusak jaringan telekomunikasi di sebagian wilayah Yaman.
 
Gempuran koalisi Arab Saudi menghancurkan sebuah gereja di wilayah pemberontak Houthi di Saada. Sementara serangan yang merusak sebuah fasilitas telekomunikasi terjadi di kota pelabuhan Hodeida -- menewaskan setidaknya tiga anak-anak.
 
Baca:  Koalisi Arab Saudi Serang Houthi, 70 Warga Yaman Tewas

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Serangan itu, ucap Guterres, merusak layanan internet "vital" di Yaman. Sebelumnya, Guterres juga mengecam serangan Houthi di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), yang menewaskan tiga orang.
 
"Guterres mengingatkan semua pihak bahwa serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur publik dilarang di bawah aturan kemanusiaan internasional," ucap pernyataan resmi PBB, dikutip dari The New Arab.
 
"Beliau mengingatkan obligasi semua pihak di bawah aturan kemanusiaan internasional, untuk memastikan semua warga sipil terlindungi dari bahaya operasi militer," lanjutnya.
 
Berbicara kepada awak media usai membahas situasi global di Majelis Umum PBB, Guterres menyebut serangan Houthi di Abu Dhabi beberapa hari lalu merupakan sesuatu yang sangat "disayangkan" dan juga "sebuah kesalahan besar."
 
"Eskalasi ini harus dihentikan," ungkap Guterres.
 
Ia mengkritik Houthi yang tidak mau bertemu seorang pejabat PBB dalam upaya menegosiasikan penghentian aksi kekerasan. "Merupakan sebuah kesalahan besar bagi Houthi yang tidak mau menerima utusan khusus kami," ujarnya.
 
"Kami berkoordinasi dengan berbagai negara yang menjalin hubungan dengan Houthi, untuk menjelaskan kepada mereka bahwa utusan khusus kami harus dapat memasuki Sanaa demi kepentingan perdamiaan. Saya berharap ini dapat segera terwujud," pungkas Guterres.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif