Tempat uji covid-19 di New York, Amerika Serikat. Foto: AFP
Tempat uji covid-19 di New York, Amerika Serikat. Foto: AFP

Ratusan Ribu Warga AS Hampir Mati Setiap Harinya karena Covid-19

Medcom • 16 September 2022 18:07
Washington: Sudah lebih dari dua setengah tahun setelah dimulainya pandemi covid-19. Meskipun aktivitas sudah kembali dalam bentuk normalitas baru untuk orang-orang di seluruh penjuru negeri, tetap ada ratusan masyarakat Amerika Serikat (AS)yang sekarat dikarenakan virus korona ini, setiap hari.
 
Hal ini merupakan kenyataan pahit yang diakibatkan oleh pandemi yang berkelanjutan.
 
Amerika Serikat saat ini mencoba menekan angka kematian covid-19 menjadi 400 jiwa setiap hari. Walaupun korban jiwa hariannya jauh lebih rendah daripada saat puncak kenaikan negara saat itu, yaitu pada Januari 2021, sekitar 3,4 ribu masyarakat Amerika meninggal karena covid-19 tiap harinya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Rata-rata harian selama tujuh hari masih terlalu tinggi, sekitar 375 korban per hari, jauh di atas 200 kematian per hari yang kita lihat sebelumnya saat musim semi, dan dalam pikiran saya, masih terlalu jauh untuk penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin,” ujar Direktur Pusat Kontrol Penyakit dan Pencegahan, Dr. Rochelle Walensky dalam konferensi pers Gedung Putih dengan tim tanggap covid-19 minggu lalu, seperti yang dikutip dari laman Yahoo News, pada Jumat, 16 September 2022.
 
Dalam tujuh hari terakhir sendiri, Amerika Serikat melaporkan 2,5 ribu kematian, sejak awal tahun 2022, dan lebih dari 221 ribu masyarakat Amerika telah meninggal dunia dikarenakan covid-19.
 
Mayoritas besar dari masyarakat Amerika yang dekat dengan kematian karena covid-19 adalah masyarakat yang berumur di atas 75 tahun. Walaupun lebih dari 92 persen populasi Amerika yang berumur di atas 65 yang sudah divaksin dosis penuh, masih banyak yang tidak mengetahui informasi terkini tentang vaksin covid-19, dan berisiko lebih tinggi untuk terkena penyakit serius karena virus tersebut. 
 
“Tingkat kematian yang terus menerus tinggi, bersamaan dengan kekhawatiran akan potensi ancaman dari munculnya lagi covid-19, telah memanggil kembali masyarakat Amerika untuk divaksinasi. Hal ini sangat penting untuk mereka yang lebih tua dan riskan untuk melakukan vaksinasi dan ditambahkan dengan suntikan bivalen terbaru, yang tidak hanya menargetkan tidak hanya turunan asli dari virus tersebut namun juga varian omicron,” ujar para ahli. 
 
"Kami memanggil semua penduduk Amerika: Singsingkan lengan baju kalian untuk mendapatkan suntikan vaksin covid-19. Jika kalian berumur 12 tahun ke atas dan sebelumnya telah divaksin, maka ini saatnya mendapatkan suntikan covid-19 terbaru,” ujar Koordinator covid-19, Dr. Ashish Jha pada konferensi pers minggu lalu.
 
Saat peluncuran vaksin ini meluas, Jha menambahkan bahwa pemerintah berencana melakukan upaya khusus untuk menjangkau penduduk Amerika yang lebih tua, orang-orang yang tinggal di tempat perawatan seperti panti jompo, dan penduduk lainnya yang mungkin riskan terkena covid-19. 
 
Sepanjang musim panas ini, kasus covid-19 dan rawat inap telah naik turun di seluruh negeri. Jumlah memang nampak menurun, namun dalam beberapa minggu terakhir,  jumlah situs limbah air yang melaporkan adanya covid-19 dalam sampel mereka tampak telah meningkat, setelah penurunan pada saat akhir musim panas. 
 
Di AS sendiri, sekitar 50 persen situs limbah air, yang saat ini menyediakan data kepada CDC, telah melaporkan peningkatan keberadaan virus korona dalam air limbah mereka, selama 15 hari terakhir ini, hingga 40 persen situs yang melaporkan meningkat bulan lalu, menurut data federal.
 
Beberapa situs di sepanjang timur laut paknya memang mengalami peningkatan yang signifikan. Di Boston, tingkat air limbah telah merata, setelah lonjakan musim semi dan musim panas. Tetapi dalam beberapa minggu terakhir, data menunjukkan bahwa tingkat pengambilan sampel covid-19 telah meningkat lagi ke tingkat tertinggi dalam dua bulan.
 
Namun, penting untuk dicatat bahwa banyak data tidak tersedia untuk banyak wilayah negara, terutama di sebagian besar Selatan dan Barat.
 
AS saat ini telah melaporkan sekitar 70 ribu kasus baru setiap hari. Hal ini terjadi ketika tingkat pengujian telah anjlok dalam beberapa bulan terakhir, dengan sekarang di bawah 350 ribu tes dilaporkan setiap hari dan menjadi total terendah sejak awal pandemi.
 
Namun, perlu diingat pula bahwa tingkat penerimaan rumah sakit terus turun pada tingkat nasional. Bahkan,sekitar 4.500 orang Amerika yang positif terkena virus memasuki rumah sakit setiap hari, turun sekitar 8,4 persen dalam seminggu terakhir.
 
Saat ini, ada sekitar 33 ribu orang Amerika yang positif virus menerima perawatan di AS. Namun angka ini sudah turun dari sekitar 37 ribu total pasien yang menerima perawatan, satu minggu lalu. 
 
Secara keseluruhan sendiri, totalnya tetap jauh lebih rendah daripada puncaknya pada Januari, ketika ada lebih dari 160 ribu pasien dirawat di rumah sakit karena virus ini. (Gabriella Carissa Maharani Prahyta)
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif