Sekitar 100 bayi dari ibu pengganti di Ukraina telantar akibat lockdown covid-19. (Foto: AFP)
Sekitar 100 bayi dari ibu pengganti di Ukraina telantar akibat lockdown covid-19. (Foto: AFP)

100 Bayi di Ukraina Telantar di Tengah Lockdown

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19
Arpan Rahman • 17 Mei 2020 14:00
Kiev: Sekitar 100 bayi telantar di tengah kebijakan penguncian wilayah (lockdown) di Ukraina terkait pandemi virus korona (covid-19). Bayi-bayi itu lahir dari skema ibu pengganti (surrogate mother).
 
Hingga saat ini, 100 bayi tersebut masih menanti orang tua mereka yang berasal dari 12 negara, termasuk Inggris, Amerika Serikat, Italia, Tiongkok, Meksiko, Jerman, dan Prancis. Para orang tua bayi belum dapat masuk ke Ukraina karena terkendala larangan bepergian.
 
Larangan masuk ke Ukraina masih akan diberlakukan setidaknya hingga 22 Mei mendatang. Komisioner Hak Asasi Manusia di Ukraina memperingatkan bahwa lockdown berkepanjangan dapat membuat banyak bayi menunggu terlalu lama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sekitar 100 anak menunggu orang tua mereka di berbagai fasilitas berbeda," kata Lyudmila Denisova, salah satu anggota Ombudsman Ukraina.
 
"Dan jika karantina ini diperpanjang, maka jumlahnya bisa menjadi ribuan," sambungnya, dikutip dari Metro.co.uk, Sabtu 16 Mei 2020.
 
Isu telantarnya 100 bayi ini menjadi perhatian publik usai Biotexcom, perusahaan terbesar skema ibu pengganti, mengunggah sebuah video yang memperlihatkan puluhan bayi di dua kamar hotel.
 
Video itu diunggah untuk memastikan para orang tua bahwa anak-anak mereka baik-baik saja di tengah lockdown Ukraina.
 
Saat ini terdapat 51 bayi di Biotexcom, yang 15 di antaranya sudah diasuh orang tua mereka yang masuk ke Ukraina sebelum kebijakan lockdown. Terdapat sebuah skema khusus yang memungkinkan orang tua untuk masuk ke Ukraina untuk mengambil anak mereka.
 
Orang tua yang ingin menjemput anak mereka di Ukraina harus terlebih dahulu menulis surat ke kantor Ombudsman Ukraina, yang nantinya akan menghubungi kementerian terkait untuk mengeluarkan izin masuk.
 
Denisova mengaku telah menemui perwakilan Kementerian Luar Negeri Ukraina dalam membahas masalah bayi telantar. "Isu ini masih belum terselesaikan, tapi kami sedang mengembangkan sebuah mekanisme untuk mengatasinya," pungkas Denisova.
 
Ukraina adalah satu dari sedikit negara yang mengizinkan skema ibu pengganti bagi warga negara asing.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini (https://www.medcom.id/corona).
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif