Vaksin AstraZeneca dan Pfizer-BioNTech dinilai efektif atasi varian Delta Covid-19. Foto: AFP
Vaksin AstraZeneca dan Pfizer-BioNTech dinilai efektif atasi varian Delta Covid-19. Foto: AFP

Studi: Vaksin AstraZeneca Sangat Efektif Melawan Varian Delta Covid-19

Internasional Virus Korona pandemi covid-19 vaksin covid-19 AstraZeneca Pfizer Vaksin Slank untuk Indonesia
Marcheilla Ariesta • 15 Juni 2021 19:33
Washington: Ketika varian Delta covid-19 yang sangat menular menyebar ke seluruh dunia, setidaknya dua dari vaksin yang tersedia menunjukkan harapan dalam mengurangi tingkat keparahannya.
 
Jurnal medis The Lancet mengatakan dalam sebuah hasil penelitian yang diterbitkan Senin 13 Juni, dua dosis vaksin Pfizer-BioNTech terbukti 79 persen efektif melawan varian virus korona Delta covid-19. Sedangkan vaksin yang dikembangkan University of Oxford-AstraZeneca 60 persen efektif.
 
Varian Delta pertama kali muncul di India dan telah diklasifikasikan sebagai "varian yang diawasi” oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS. Meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyebutnya sebagai varian yang menjadi perhatian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


CNN melaporkan fakta bahwa varian Delta dapat menjadi jenis virus korona yang dominan di AS pada musim gugur. Ini meningkatkan prospek wabah baru akhir tahun ini di antara orang-orang yang tidak divaksinasi.
 
“Varian itu dapat melipatgandakan risiko rawat inap dibandingkan dengan varian Inggris, yang telah berganti nama menjadi Alpha. Delta berasal dari India,” kata studi The Lancet.
 
Studi ini dilakukan pada 5,4 juta orang di Skotlandia, di mana Delta menjadi lazim. Temuan awal menunjukkan bahwa dua dosis vaksin Pfizer/BioNTech memang melindungi terhadap varian Delta tetapi tidak sebanyak melindungi terhadap varian Alpha.
 
Temuan ini menggarisbawahi perlunya tidak hanya divaksinasi tetapi untuk memastikan seseorang mendapatkan kedua dosis tersebut.

Vaksin Slank untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif