Presiden Amerika Serikat Joe Biden./AFP
Presiden Amerika Serikat Joe Biden./AFP

Biden Sebut AS Tidak Akan Biarkan Rusia Invasi Ukraina

Internasional Amerika Serikat nato vladimir putin rusia joe biden as-rusia Rusia-Ukraina
Marcheilla Ariesta • 04 Desember 2021 18:18
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan berupaya agar Ukraina tidak diinvasi Rusia. Ia mengatakan akan membuat Presiden Rusia Vladimir Putin sulit untuk mengambil tindakan militer di Ukraina.
 
Pernyataannya disampaikan saat para pejabat intelijen AS menentukan perencanaan yang dilakukan Rusia untuk kemungkinan serangan militer akan terjadi pada awal 2022.
 
Biden mengungkapkan kembali keprihatinannya tentang provokasi Rusia. "Kami sudah lama mengetahui tindakan Rusia dan harapan saya adalah kami akan berdiskusi panjang dengan Putin," ucap Biden, dilansir dari Al Arabiya, Sabtu, 4 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Biden, risiko langkah pertama bagi Putin, jika dia benar-benar melakukan invasi, akan sangat besar. Ia menambahkan, Putin dengan jelas meletakkan dasar untuk kemungkinan invasi.
 
Karenanya, militer Ukraina akan dipersenjatai dan dipersiapkan dengan lebih baik hari ini daripada tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, sanksi yang diancam oleh Barat akan menimbulkan kerusakan serius pada ekonomi Rusia.
 
Baca juga: Intelijen AS Prediksi Rusia Dapat Menginvasi Ukraina di Awal 2022
 
Biden berjanji untuk membuat Putin kesulitan mengambil tindakan militer di Ukraina dan mengatakan inisiatif baru yang datang dari pemerintahannya dimaksudkan untuk mencegah agresi Rusia.
 
"Apa yang saya lakukan adalah menyusun apa yang saya yakini akan menjadi serangkaian inisiatif paling komprehensif dan bermakna untuk membuat sangat, sangat sulit bagi Putin untuk terus maju dan melakukan apa yang dikhawatirkan orang akan dia lakukan," kata Biden.
 
Temuan intelijen baru memperkirakan bahwa Rusia berencana untuk mengerahkan sekitar 175.000 tentara dan hampir setengah dari mereka sudah dikerahkan di sepanjang berbagai titik di dekat perbatasan Ukraina.
 
Itu terjadi ketika Rusia meminta pada Biden untuk menjamin bahwa Ukraina tidak akan diizinkan untuk bergabung dengan aliansi NATO.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif