Petugas medis membawa seorang pasien di New York, Amerika Serikat. Foto: AFP
Petugas medis membawa seorang pasien di New York, Amerika Serikat. Foto: AFP

Korban Tewas Akibat Covid-19 di AS Lewati Angka 100 Ribu

Internasional amerika serikat Virus Korona Coronavirus virus corona
Fajar Nugraha • 28 Mei 2020 11:32
Washington: Hanya dalam waktu empat bulan, Amerika Serikat pada Rabu 27 Mei melampaui tonggak suram dari 100.000 kematian akibat virus korona. Di saat bersamaan, pandemi memperkuat cengkeramannya di Amerika Latin.
 
Ketika Uni Eropa meluncurkan rencana pemulihan besar-besaran dari krisis, angka bencana AS adalah pengingat kehancuran yang melanda lautan di seluruh Amerika yang terpukul keras.
 
Menurut penghitungan yang disusun oleh Universitas Johns Hopkins, Kamis 28 Mei 2020, angka AS yang dikonfirmasi akibat covid-19 adalah 100.442. Sementara 1,69 juta warga terinfeksi virus itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketua DPR AS Nancy Pelosi sempat berhenti selama konferensi pers untuk mengumumkan korban mengejutkan dari ‘virus jahat’. Bahkan ketika negara-negara bagian di AS dengan hati-hati membuka kembali ekonomi mereka yang hancur.
 
“Kami tidak menyangka negara kami akan mendaftarkan 100.000 orang yang meninggal akibat virus korona," kata Pelosi pada Rabu 27 Mei waktu AS, seperti dikutip AFP, Kamis 28 Mei 2020.
 
Joe Biden, calon presiden dari Partai Demokrat, mencatat pengalaman mengerikan dengan berbicara langsung kepada keluarga yang menderita.
 
"Terhadap mereka yang terluka, aku turut berduka atas kehilangan kalian. Bangsa ini berduka bersama kalian,” kata mantan wakil presiden itu melalui tweet.


Terus meningkat

Amerika Selatan, terutama negara terbesarnya, Brasil, telah membangkitkan kekhawatiran baru akan pandemi covid-19.
 
Sementara banyak negara Barat merayap kembali ke suatu bentuk new normal atau kenormalan baru, virus terus bergerak di Amerika Latin, yang melampaui Eropa dan AS dalam angka infeksi per hari.
 
"Kami sangat prihatin bahwa jumlah kasus baru yang dilaporkan minggu lalu di Brasil adalah yang tertinggi untuk periode tujuh hari sejak wabah dimulai," kata Carissa Etienne, Direktur Pan American Health Organization yang berbasis di Washington.
 
"Baik Peru dan Chile juga melaporkan insiden tinggi, tanda bahwa penularan masih meningkat di negara-negara ini,” jelasnya.
 
Brasil melaporkan kematian harian tertinggi di dunia untuk hari kelima berturut-turut, mendorong jumlah korban menjadi 24.512, dengan infeksi melonjak hingga lebih dari 390.000.
 
Virus ini juga memicu krisis politik di Brasil, di mana Presiden Jair Bolsonaro telah meremehkan ancaman dan menyerang gubernur negara bagian yang telah meminta orang untuk tinggal di rumah.

Eropa bergeliat


Sementara itu Eropa perlahan-lahan mulai membuka kembali bisnisnya karena wabah di benua itu lambat. Tetapi Italia dan Spanyol tidak memiliki sumber daya, seperti halnya negara-negara Eropa yang lebih kaya untuk membangun kembali ekonomi mereka.
 
Uni Eropa meluncurkan rencana pemulihan bersejarah senilai 750 miliar Euro untuk mengembalikan benua biru itu.
 
Ini mengikuti langkah-langkah darurat lain yang belum pernah terjadi sebelumnya yang diperkenalkan di seluruh dunia untuk menyelamatkan ekonomi yang dihancurkan oleh penyakit ini.
 
"Ini adalah momen Eropa," tegas Ketua Komisi Uni Eropa Ursula Von der Leyen, yang mendesak solidaritas antar anggota.
 
"Kita semua melakukannya sendiri, meninggalkan negara, wilayah, dan orang-orang di belakang atau kita menyusuri jalan itu bersama-sama,” ungkapnya.
 
Paket yang diusulkan diperkirakan akan memulai negosiasi yang sulit, karena para pendukung mencoba untuk memenangkan dukungan dari beberapa negara Uni Eropa yang menentang pembayaran hibah kepada negara-negara yang sudah berada di bawah gunung utang.
 
Usulan itu muncul ketika benua -,yang telah kehilangan setidaknya 173.000 orang karena covid-19,- bergulat dengan tragedi manusia dan kehancuran ekonomi.
 
Hingga saat ini, covid-19 telah menjangkiti 5.693.066 jiwa dan menyebabkan 355,653 meninggal di seluruh dunia. Sementara 2.350.088 lainnya berhasil sembuh.
 

Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini (https://www.medcom.id/corona).

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif