Menlu AS Mike Pompeo. (Foto: AFP)
Menlu AS Mike Pompeo. (Foto: AFP)

AS Secara Sepihak Deklarasikan Kembali Sanksi PBB untuk Iran

Internasional amerika serikat as-iran donald trump
Willy Haryono • 20 September 2020 15:24
Washington: Amerika Serikat secara sepihak mendeklarasikan kembali sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Iran. AS bertekad menghukum siapapun yang berani melanggar sanksi tersebut.
 
Menurut AS, sanksi ini sudah diterapkan kembali setelah sempat dicabut di bawah perjanjian nuklir 2015, Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).
 
"Hari ini, Amerika Serikat menyambut kembalinya semua sanksi PBB yang pernah dihilangkan terhadap Iran," kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, dilansir dari laman France 24, Minggu 20 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pompeo mengklaim sanksi PBB ini sudah diberlakukan kembali kepada Iran sejak Sabtu, pukul 20.00 waktu Washington.
 
Pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump juga berjanji akan "menerapkan konsekuensi" berat kepada anggota PBB manapun yang tidak mematuhi sanksi Iran ini.
 
Ancaman dari AS cukup berat. Negara yang melanggar tidak akan bisa mengakses sistem finansial dan pasar AS.
 
"Jika anggota PBB gagal memenuhi kewajiban mereka untuk mengimplementasikan sanksi ini, maka Amerika Serikat siap menggunakan wewenang domestik dalam menerapkan konsekuensi terhadap pelanggar," tutur Pompeo.
 
Ia menambahkan, detail sanksi bagi pelanggar sanksi Iran akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan.
 
Sejauh ini hanya AS yang mengklaim bahwa sanksi PBB terhadap Iran sudah diterapkan kembali. Sejumlah negara besar lainnya, yakni Tiongkok, Rusia, Prancis, Inggris, dan Jerman, menentang deklarasi sanksi tersebut.
 
"Setiap keputusan atau langkah yang diambil untuk menerapkan kembali (sanksi) tidak akan bisa menghasilkan efek legal," ujar pernyataan gabungan Prancis, Inggris, dan Jerman dalam surat yang dikirim ke Dewan Keamanan PBB pada Jumat kemarin.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif