Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus/AFP
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus/AFP

WHO Ingatkan Kembali Pandemi Covid-19 Masih Jauh Dari Usai

Internasional WHO pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19
Marcheilla Ariesta • 25 Oktober 2021 10:30
Berlin: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak bosan meminta negara kaya untuk menahan pasokan vaksin covid-19 untuk kepentingan negara yang membutuhkan. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengingatkan kembali pandemi masih jauh dari selesai.
 
"Pandemi akan berakhir ketika dunia memilih untuk mengakhirinya," kata Tedros dalam KTT Kesehatan Dunia di Berlin, Minggu, 24 Oktober 2021.
 
Dilansir dari The Telegraph, Senin, 25 Oktober 2021, Tedors mengatakan kematian akibat covid-19 per minggu hampir 50 ribu. Ia mengingatkan target WHO setidaknya 40 persen dari populasi di setiap negara untuk divaksinasi pada akhir tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Target itu bisa tercapai," tegasnya.
 
Baca juga: WHO Perkirakan Pandemi Covid-19 Berlangsung Setahun Lebih Lama
 
Ia berterima kasih atas bantuan beberapa negara kaya, namun lebih banyak lagi vaksin yang dibutuhkan. Tedros mengatakan, negara-negara yang sudah mencapai tingkat vaksinasi setidaknya 40 persen, termasuke negara G20, harus membiarkan program vaksinasi PBB COVAX atau inisiatif Afrika AVAT memimpin dalam memasok vaksin.
 
"Tidak ada negara yang dapat mengakhiri pandemi dalam isolasi dari seluruh dunia," seru Tedros.
 
Sementara itu, Menteri Kesehatan Jerman, Jens Spahn mengatakan, negaranya adalah donor terbesar kedua dalam kerja sama antipandemi ACT-A, yang juga mencakup COVAX.
 
Sejauh ini, katanya, 66,2 persen warga di Jerman telah divaksinasi dua dosis. Mereka juga telah menyumbangkan USD2,56 miliar (setara Rp36,8 triliun), dan pada akhir tahun, lebih dari 100 juta dosis vaksin akan disumbangkan.
 
KTT Kesehatan Dunia di Berlin dimulai pada Minggu kemarin. KTT ini akan berlanjut hingga Selasa mendatang dalam format digital.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif