NEWSTICKER
Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus. Foto: AFP
Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus. Foto: AFP

Dirjen WHO Sebut Lockdown Tak Cukup Atasi Korona

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona
Fajar Nugraha • 26 Maret 2020 09:46
Jenewa: Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa lockdown atau penutupan menyeluruh tidak akan cukup mengatasi penyebaran virus korona covid-19. Beberapa negara diketahui menerapkan lockdown tersebut.
 
"Untuk memperlambat penyebaran Covid-19, banyak negara memperkenalkan langkah-langkah Lockdown. Namun dengan caranya sendiri, ini tidak akan memadamkan epidemi,” ujar Ghebreyesus dalam keterangan harian WHO, Rabu, 25 Maret 2020.
 
“Kami meminta semua negara menggunakan waktu ini untuk menyerang virus korona. Anda telah membuka jendela peluang kedua,” imbuhnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Meminta orang untuk tinggal di rumah dan menghentikan pergerakan populasi adalah mengulur waktu dan mengurangi tekanan pada sistem kesehatan. Tetapi dengan upaya mereka sendiri, langkah-langkah ini tidak akan memadamkan epidemi," tambah Ghebreyesus.
 
Ghebreyesus menambahkan, peluang kedua telah dibuka oleh tiap-tiap negara, kini yang menjadi pertanyaan bagaimana cara menggunakannya. Menurutnya yang patut dilakukan saat ini selain lockdown adalah memperkuat langkah-langkah pengujian dan perawatan.
 
“Langkah-langkah agresif untuk menemukan, mengisolasi, menguji, merawat dan melacak tidak hanya cara terbaik serta tercepat keluar dari pembatasan sosial ekonomi yang ekstrem. Tetapi ini juga yang terbaik cara untuk mencegah virus korona,” tegasnya.
 
Korban terinfeksi virus korona di dunia saat ini mencapai 472.051 jiwa. Sementara korban meninggal mencapai 21.308 jiwa dan pasien yang berhasil disembuhkan 114.324 orang.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif