Pedang milik Kaisar Napoleon I terlihat di sebuah museum di Paris, Prancis, 7 April 2021. (THOMAS COEX / AFP)
Pedang milik Kaisar Napoleon I terlihat di sebuah museum di Paris, Prancis, 7 April 2021. (THOMAS COEX / AFP)

Pedang dan Senjata Api Napoleon Bonaparte Terjual Seharga Rp41,5 Miliar

Internasional prancis Napoleon Bonaparte
Medcom • 08 Desember 2021 15:39
Illinois: Pedang milik Napoleon Bonaparte beserta lima senjata api yang digunakannya dalam kudeta di Prancis pada 1799 terjual di sebuah balai lelang dengan mencapai hampir Rp41,5 miliar.
 
Presiden balai lelang Rock Island Auction Company, Kevin Hogan, mengatakan bahwa barang-barang Napoleon itu terjual ke seorang pembeli anonim melalui sambungan telepon pada 3 Desember.
 
Awalnya, Rock Island mengestimasi pedang dan lima pistol berornamen tersebut dapat terjual di harga Rp21,5 miliar hingga Rp50,1 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan harga Rp41,1 miliar, pembeli Garniture Napoleon membawa pulang sepotong benda sejarah yang sangat langka," kata Hogan, dilansir dari AFP, Rabu, 8 Desember 2021.
 
"Kami senang telah memberikan kesempatan bagi mereka untuk memperoleh benda bersejarah seperti itu," sambungnya.
 
Menurut juru lelang, pedang dengan sarungnya merupakan "permata mahkota" dari koleksi barang-barang Napoleon tersebut. Senjata itu dibuat oleh Nicolas-Noel Boutet, direktur pabrik senjata di Versailles, Prancis.
 
Setelah dinobatkan sebagai kaisar, Napoleon diyakini telah menyerahkan pedang tersebut kepada jenderal Jean-Andoche Junot. Namun, istri sang jenderal kemudian terpaksa menjualnya untuk melunasi utang.
 
Baca:  Wow! Gelang Berlian Marie Antoinette Terjual Seharga Rp114 Miliar
 
Pedang tersebut kemudian ditemukan oleh museum London. Rumah lelang mengatakan, seorang kolektor asal Amerika Serikat adalah pemilik terakhirnya, namun ia baru saja meninggal dunia.
 
Mei lalu, Prancis merayakan peringatan dua abad kematian Napoleon. Ia merupakan salah satu tokoh kontroversial dalam sejarah Prancis, yang turut berkontribusi terhadap penciptaan negara modern. (Nadia Ayu Soraya)
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif