Sejumlah helikopter dan drone dikerahkan untuk mencari korban di lokasi tanah longsor di desa Ask, Norwegia. (AFP/NTB/Jaran Wasrud/Terje Bendiksby)
Sejumlah helikopter dan drone dikerahkan untuk mencari korban di lokasi tanah longsor di desa Ask, Norwegia. (AFP/NTB/Jaran Wasrud/Terje Bendiksby)

Jasad Korban Keenam Ditemukan di Lokasi Longsor Norwegia

Internasional tanah longsor bencana longsor norwegia
Willy Haryono • 04 Januari 2021 07:31
Oslo: Jasad korban keenam telah ditemukan dalam operasi pencarian di lokasi musibah tanah longsor di desa Ask, Norwegia. Jasad ketiga dan keempat ditemukan pada Jumat dan Sabtu, sementara dua lainnya di hari Minggu, 3 Januari 2021.
 
Saat ini masih ada empat orang yang dinyatakan hilang. Petugas berusaha keras mencari adanya korban selamat, meski harapan ke arah sana semakin memudar.
 
Baca:  Empat Jenazah Ditemukan di Lokasi Longsor Norwegia

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala operasi penyelamatan, Goran Syversen, mengatakan bahwa pihaknya bekerja ekstra keras di tengah suasana berkabung.
 
"Kami memiliki lima tim yang bekerja secara bersamaan. Mereka semua melakukan pekerjaan berat yang berisiko," tutur Syversen, dikutip dari laman BBC.
 
Raja dan Ratu Norwegia sempat mengunjungi lokasi longsor pada Minggu kemarin. "Saya kesulitan berkata-kata, karena ini benar-benar mengerikan," ucap Raja Harald.
 
"Peristiwa ini berdampak pada kita semua. Saya turut berduka bersama Anda semua yang memulai tahun baru dengan perasaan sedih dan ketidakpastian," lanjutnya dalam sebuah pidato di televisi.
 
Lokasi tanah longsor di desa Ask telah membuat semacam kawah besar. Tim penyelamat harus bekerja ekstra hati-hati karena lokasinya begitu rentan dan berbahaya.
 
Sejumlah helikopter dan pesawat nirawak menghabiskan waktu dua hari di lokasi kejadian di Gjerdrum, sekitar 25 kilometer dari ibu kota Oslo. Petugas baru dapat masuk menelusuri reruntuhan rumah saat sudah dianggap aman.
 
Kepala kepolisian lokal Ida Melbo Oeystese mengaku optimistis masih bisa menemukan korban selamat. Menurutnya, korban selamat bisa saja ditemukan di kantung-kantung udara di balik reruntuhan bangunan.
 
"Secara medis, seseorang dapat selamat selama beberapa hari jika tersedia udara," ucap Oeystese.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif