Jurnalis CNN Omar Jimenez ditangkap saat siaran langsung melaporkan kerusuhan di Minneapolis, AS. Foto: CNN
Jurnalis CNN Omar Jimenez ditangkap saat siaran langsung melaporkan kerusuhan di Minneapolis, AS. Foto: CNN

Jurnalis CNN Ditangkap saat Siarkan Langsung Rusuh di AS

Internasional amerika serikat Kematian George Floyd
Fajar Nugraha • 29 Mei 2020 23:58
Minneapolis: Seorang jurnalis CNN ditangkap saat melaporkan secara langsung kondisi kerusuhan di Minneapolis, Amerika Serikat (AS). Saat itu Omar Jimenez memberikan laporan langsung mengenai rusuh yang dipicu demo menuntut keadilan kematian warga kulit hitam oleh polisi Minneapolis.
 
Protes menuntut keadilan atas kematian George Floyd ini sudah berjalan hingga tiga hari. Aksi protes pun berujung pada kerusuhan warga yang menuntut agar petugas polisi yang membunuh George Floyd segera diadili.
 
Polisi negara menahan koresponden CNN, Omar Jimenez, produser dan jurnalis foto-nya tak lama setelah jam 5.00 pagi waktu setempat. Saat itu Jimenez melaporkan langsung dari sebuah jalan di selatan pusat kota, dekat tempat sebuah gedung polisi sebelumnya dibakar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jimenez dapat terlihat memegang tanda pengenal CNN-nya saat melapor, mengidentifikasi dirinya sebagai seorang reporter. Dia juga menginformasikan para petugas bahwa dirinya beserta kru lain bersedia untuk dipindahkan ke tempat lain. Namun tiba-tiba seorang petugas mencengkeram lengannya saat Jimenez berbicara, lalu memborgolnya.
 
"Kami bisa pindah kembali ke tempat yang kamu suka. Kami akan keluar dari jalanmu, ke mana pun kami diinginkan keluar dari caramu," kata Jimenez kepada polisi sebelum dia dibawa pergi, seperti dikutip CNN, Jumat 29 Mei 2020.
 
"Kami baru saja menyingkir ketika kamu bergerak maju melewati persimpangan," lanjut Jimenez.
 
Penyiar CNN lainnya mengatakan, polisi menjelaskan epada kru bahwa mereka ditahan karena diminta untuk pindah dan itu tidak dilakukan. Gubernur Minnesota Tim Walz mengatakan kepada Presiden CNN Worldwide Jeff Zucker bahwa ia meminta maaf atas apa yang terjadi dan akan berupaya untuk membebaskan para kru.
 
Jimenez dan yang lainnya termasuk produser Bill Kirkos dan jurnalis foto Leonel Mendez, dibawa ke gedung keselamatan publik di pusat kota. Tetapi kemudian mereka dibebaskan setelah pukul 6.00 sore waktu setempat.
 
Setelah dibebaskan, Jimenez melaporkan langsung ke luar dari pusat kota dan mengatakan bahwa dia diperlakukan dengan ramah setelah dia dibawa pergi. “Kami baik-baik saja, sekarang. Ada beberapa saat yang tidak menyenangkan di sana," sebut Jimenez.

Perlakuan berbeda


Kepolisian wilayah Minneapolis mengakui ketiga kru CNN itu ditangkap. Namun pihak kepolisian menjelaskan bahwa ketiganya dilepaskan begitu mereka dipastikan menjadi anggota media.
 
CNN membantah karakterisasi polisi negara bagian dalam sebuah pernyataan di Twitter.
 
"Ini tidak akurat, kru CNN kami mengidentifikasi diri mereka, di televisi langsung, segera sebagai jurnalis. Kami berterima kasih kepada (Gubernur) Minnesota @GovTimWalz atas tindakan cepatnya pagi ini untuk membantu pelepasan kru kami,” ujar CNN.
 
Reporter CNN lain mengatakan dia 'diperlakukan jauh berbeda’. Josh Campbell dari CNN, yang juga berada di daerah itu tetapi tidak berdiri dengan ketiga rekannya, mengatakan ia juga didekati oleh polisi, tetapi diizinkan untuk tetap tinggal.
 
"Saya mengidentifikasi diri saya, mereka berkata: 'Oke, Anda diizinkan berada di daerah itu,'" tutur Campbell, yang berkulit putih.
 
"Aku diperlakukan jauh berbeda dari (Jimenez),” tegasnya.
 
Omar Jimenez berkulit hitam dan Latin. Sementara Bill Kirkos berkulit putih, dan Leonel Mendez adalah keturunan Hispanik.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif