NEWSTICKER
Petugas bersiap melakukan disinfeksi di sebuah gedung pemerintah di Maryland, Amerika Serikat. Foto: AFP
Petugas bersiap melakukan disinfeksi di sebuah gedung pemerintah di Maryland, Amerika Serikat. Foto: AFP

Trump Sesumbar Sebut Lockdown AS akan Segera Dicabut

Internasional amerika serikat Virus Korona Coronavirus virus corona informasi virus korona
Marcheilla Ariesta • 24 Maret 2020 16:45
Washington: Baru kemarin mengumumkan keadaan darurat di beberapa negara bagian, termasuk New York, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sekarang mengatakan penutupan menyeluruh atau lockdown di negara tersebut akan segera dicabut. Trump menyerukan pencabutan lockdown ini agar AS tidak terpuruk dalam ekonomi akibat covid-19.
 
Baca: Trump Umumkan Status Darurat Korona untuk Washington.
 
"Amerika akan kembali dan segera terbuka untuk bisnis," kata Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih, dilansir dari France24, Selasa 24 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami tidak akan membiarkannya berubah menjadi masalah keuangan yang bertahan lama," imbuh dia.
 
Menurut Trump, kebijakan lockdown yang dilakukan sepekan lalu di New York, yang adalah episentrum covid-19 di AS, bertujuan untuk memperlambat penyebaran penyakit tersebut. Sementara itu berlangsung, kegiatan ekonomi juga terhenti di beberapa negara bagian.
 
Setelah melihat penurunan tajam di pasar saham, Trump mengatakan khawatir pada negara sekutu yang ikut terkena dampak dari pembatasan ini. Dia khawatir, pembatasan akan berdampak pada ekonomi jangka panjang bagi negara-negara sekutu AS.
 
Trump menyarankan di beberapa negara bagian yang tingkat infeksinya rendah, seperti Nebraska, Idaho, dan Iowa untuk tetap melanjutkan kegiatan ekonomi mereka. Sementara untuk New York, Trump menambahkan, dia akan terus bekerja agar negara bagian itu lekas pulih.
 
"Jika itu tergantung pada para dokter, mereka akan mengatakan mari kita tutup seluruh dunia," imbuh Trump.
 
Penasihat ekonomi senior Trump, Larry Kudlow mengisyaratkan kemungkinan perubahan kebijakan. "Presiden benar. Obatnya tidak bisa lebih buruk daripada penyakitnya. Kita harus membuat keputusan sulit di perdagangan," tuturnya.
 
Pemerintahan Trump telah mendorong langkah-langkah kebijakan moneter yang agresif untuk membendung pukulan ekonomi dari pandemi ini. Federal Reserve atau Bank Sentral AS meluncurkan serangkaian program luar biasa untuk menghambat ekonomi terhuyung-huyung imbas dari virus korona.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif