Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto: AFP.
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto: AFP.

Putin Tuding AS Organisir Kudeta di Ukraina pada 2014

Internasional Amerika Serikat ukraina vladimir putin rusia
Marcheilla Ariesta • 22 Juni 2021 21:28
Moskow: Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pemberontakan rakyat pada 2014 merupakan hasil 'kudeta' yang diatur Amerika Serikat dan didukung sekutu Washington di Eropa. Pemberontakan tersebut membuat mantan Presiden Ukraina, Viktor Yanukovich dipaksa turun dari jabatannya.
 
Putin menggambarkan penggulingan Yanukovich sebagai kudeta bersenjata anti-konstitusional.
 
"Dinamika pasca-Perang Dingin, yang membuat negara-negara dihadapkan pada pilihan buatan antara berpihak pada Barat atau Rusia telah membentuk tragedi Ukraina," tulis Putin dalam opini editorial surat kabar Jerman, Die Zeit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Rusia Kirimkan Proposal untuk Menstabilkan Hubungan dengan AS
 
Dilansir dari Al Jazeera, Selasa, 22 Juni 2021, Putin mengatakan AS mengorganisir kudeta yang didukung negara-negara Eropa untuk memprovokasi perpecahan di Ukraina.
 
"Sekarang seluruh sistem keamanan Eropa telah terdegradasi secara serius. Ketegangan meningkat dan risiko perlombaan senjata baru menjadi nyata," imbuhnya.
 
Komentar Putin ini disampaikan usai pertemuannya dengan Presiden AS Joe Biden di Jenewa, Swiss, pekan lalu. Kedua pemimpin berkomitmen untuk mencoba dan meletakkan dasar bagi perjanjian pengendalian senjata di masa depan.
 
Keduanya juga berjanji mengembalikan duta besar masing-masing ke pos mereka.

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif