Sekjen PBB Antonio Guterres. (AFP)
Sekjen PBB Antonio Guterres. (AFP)

Guterres Kecam Keras Serangan terhadap Kompleks PBB di Afghanistan

Internasional konflik afghanistan pbb afghanistan taliban afghanistan
Willy Haryono • 31 Juli 2021 11:25
New York: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengecam keras serangan terhadap kompleks PBB di provinsi Herat, Afghanistan, Jumat, 30 Juli. Satu petugas keamanan Afghanistan tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan tersebut.
 
Melalui pernyataan via deputi juru bicara Farhan Haq, Guterres "mengekspresikan rasa duka mendalam kepada keluarga duka dan berdoa agar semua korban luka segera sembuh."
 
"Guterres sekali lagi menekankan bahwa serangan terhadap personel dan kompleks PBB dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang," sambungnya, dilansir dari laman Xinhua, Sabtu, 31 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Guterres juga "menekankan kembali komitmen PBB untuk mendukung pemerintah dan masyarakat Afghanistan dalam upaya mencapai perdamaian dan stabilitas."
 
Kelompok militan Taliban dikabarkan berada di balik serangan tersebut, yang melibatkan penggunaan peluncur granat dan senjata api.
 
"Kami sedang berusaha mengetahui gambaran keseluruhan dari serangan ini. Untuk itu, kami tengah menghubungi pihak-pihak terkait," ucap keterangan resmi Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA).
 
Serangan dilaporkan berlangsung dekat lokasi baku tembak antara pasukan Afghanistan dan Taliban. Peristiwa tersebut menewaskan satu polisi Afghanistan dan melukai dua lainnya.
 
Tidak ada personel PBB yang tewas maupun terluka dalam serangan dan baku tembak pada Jumat kemarin.
 
Seorang juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengatakan bahwa kompleks PBB di Herat "tidak berada di bawah ancaman apapun." Ia menyebut petugas keamanan yang tewas dalam dugaan serangan di kompleks itu kemungkinan adalah korban salah tembak.
 
Baca:  Kompleks PBB di Afghanistan Diserang, 1 Petugas Keamanan Tewas
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif