Protes warga Iran di Teheran menentang aksi pihak berwenang yang memukul hingga tewas Mahsa Amini. Foto: AFP
Protes warga Iran di Teheran menentang aksi pihak berwenang yang memukul hingga tewas Mahsa Amini. Foto: AFP

Amerika Serikat Ingin Hapus Iran dari Keanggotaan Komisi Perempuan PBB

Fajar Nugraha • 04 November 2022 12:50
Washington: Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris mengatakan bahwa pihaknya akan mencoba untuk menghapus Iran dari 45 anggota Komisi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai Status of Women (CSW). Ini terkait penolakan Pemerintah Iran terhadap hak-hak perempuan dan tindakan keras terhadap protes.
 
Melansir dari Channel News Asia (CNA) bahwa Iran baru saja memulai masa jabatan empat tahun di komisi tersebut, yang bertemu setiap tahun pada Maret dan bertujuan untuk mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
 
"Amerika Serikat percaya bahwa tidak ada negara yang secara sistematis menyalahgunakan hak-hak perempuan dan anak perempuan harus memainkan peran dalam badan internasional atau PBB mana pun yang bertugas melindungi hak-hak yang sama ini," kata Harris dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Jumat 4 November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Iran telah dicengkeram oleh protes sejak kematian wanita Kurdi berusia 22 tahun Mahsa Amini dalam tahanan polisi bulan lalu. Kerusuhan rakyat Iran telah berubah menjadi pemberontakan dari semua lapisan masyarakat. Salah satu tantangan paling berani bagi kepemimpinan ulama sejak revolusi 1979.
 
Iran menyalahkan musuh asing dan agen mereka atas kerusuhan itu.
 
"Iran telah menunjukkan melalui penolakannya terhadap hak-hak perempuan dan tindakan brutal terhadap rakyatnya sendiri bahwa tidak layak untuk bertugas di Komisi ini," kata Harris.
 
Amerika Serikat dan Albania akan mengadakan pertemuan informal Dewan Keamanan PBB pada Rabu, menyoroti protes di Iran yang dipicu oleh kematian seorang wanita muda dalam tahanan polisi. Pertemuan itu bertujuan untuk mencari cara untuk mempromosikan investigasi independen yang kredibel terhadap pelanggaran hak asasi manusia Iran.
 
Iran menuduh Amerika Serikat dan sekutunya menyalahgunakan platform PBB mereka dan mendesak negara-negara untuk tidak menghadiri pertemuan itu.
 
"AS tidak memiliki kepedulian yang benar dan tulus tentang situasi hak asasi manusia di Iran atau di tempat lain," tulis Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani dalam suratnya kepada negara-negara anggota PBB.
 
Misi Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak segera menanggapi permintaan komentar tentang upaya AS untuk mengusirnya dari CSW.
 
Anggota CSW dipilih oleh 54 anggota Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (ECOSOC), yang mempromosikan kerja sama internasional di bidang ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, kesehatan, dan masalah terkait. Diketahui Rusia dan Amerika Serikat adalah anggota ECOSOC. (Mustafidhotul Ummah)

 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif