Perusahaan farmasi GlaxoSmithKline memproduksi obat covid-19 Sotrovimab. Foto: AFP
Perusahaan farmasi GlaxoSmithKline memproduksi obat covid-19 Sotrovimab. Foto: AFP

GSK Sebut Obat Anticovid-19 Buatannya Ampuh Melawan Varian Omicron

Internasional Inggris covid-19 Omicron Varian Omicron
Fajar Nugraha • 02 Desember 2021 17:58
London: Perusahan farmasi GlaxoSmithKline mengatakan bahwa obat terapi buatannya menunjukkan mampu melawan varian covid-19 Omicron. Saat ini  tes sedang berlangsung untuk memastikan efektivitas obat itu.
 
GlaxoSmithKline mengatakan bahwa analisis laboratorium dari terapi Covid-19 berbasis antibodi yang sedang dikembangkan dengan mitranya dari Amerika Serikat (AS), Vir telah menunjukkan obat tersebut efektif terhadap varian Omicron baru.
 
Dalam sebuah pernyataan, pembuat obat Inggris mengatakan bahwa tes laboratorium dan studi pada hamster telah menunjukkan koktail antibodi, sotrovimab, untuk bekerja melawan virus yang direkayasa secara biologis untuk membawa sejumlah mutasi ciri varian Omicron.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Tes sedang berlangsung untuk mengkonfirmasi hasil terhadap semua mutasi Omicron dengan pembaruan yang diharapkan pada akhir tahun,” ucap pihak GlaxoSmithKline, seperti dikutip The Times, Kamis 2 Desember 2021.
 
Secara terpisah, regulator obat Inggris pada Kamis ini menyetujui sotrovimab, juga dikenal dengan nama merek Xevudy, untuk orang dengan covid-19 ringan hingga sedang yang berisiko tinggi terkena penyakit parah.
 
Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan (MHRA) merekomendasikan penggunaan Xevudy sesegera mungkin dan dalam waktu lima hari sejak timbulnya gejala.
 
Perkembangan penyebaran dari Omicron dilaporkan makin pesat. Setidaknya 23 negara telah melaporkan kasus varian Omicron. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Ghebreyesus memperingatkan jika dunia tidak menghentikan penularan varian delta virus korona, ‘Omicron juga tidak akan berhenti'
 
“Setidaknya 23 negara dari lima dari enam wilayah Organisasi Kesehatan Dunia kini telah melaporkan kasus varian baru virus korona, dan jumlahnya diperkirakan akan bertambah,” kata Tedros.
 
“Munculnya varian Omicron dapat dipahami telah menarik perhatian global,” imbuhnya pada webinar pers tentang pandemi covid-19.
 
Tedros  memperingatkan bahwa jika negara dan individu tidak melakukan apa yang perlu mereka lakukan untuk menghentikan penularan varian delta, “mereka juga tidak akan menghentikan Omicron.”
 
Beberapa kelompok penasihat WHO telah bertemu untuk mengevaluasi bukti yang muncul dan memprioritaskan studi yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini selama beberapa hari terakhir.

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif