Vaksinasi covid-19. Foto: AFP.
Vaksinasi covid-19. Foto: AFP.

WHO: Jangan Panik, Semua akan Divaksin

Internasional WHO covid-19 vaksin covid-19
Marcheilla Ariesta • 21 Januari 2021 11:10
Jenewa: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta agar seluruh warga global tidak panik mengenai akses ke vaksin virus korona (covid-19). Mereka mengatakan semua orang akan mendapatkan vaksinasi virus tersebut.
 
"Tidak perlu panik, karena Anda akan mendapatkan vaksin," kata Wakil Direktur Jenderal WHO, Mariangela Simao, dilansir dari Channel News Asia, Kamis, 21 Januari 2021.
 
"Kami akan bekerja sangat keras untuk memastikan semua negara, semua populasi, perlu mendapatkan kesempatan untuk mengakses vaksin ini," imbuh dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Simao menuturkan bahwa sekitar 50 negara telah melakukan kampanye vaksin. Sebanyak 40 dari 50 negara tersebut merupakan negara dengan pendapatan tinggi.
 
Program vaksin fasilitas COVAX yang dipimpin WHO - untuk mendistribusikan vaksin ke seluruh dunia - telah mencapai kesepakatan dengan lima produsen vaksin untuk dua miliar dosis.
 
Ini bertujuan untuk mendapatkan vaksin bagi 20 persen populasi di setiap negara yang berpartisipasi pada akhir tahun, dengan pendanaan untuk 92 negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah yang terlibat.
 
"Kami mengharapkan dosis pertama mencapai negara-negara ini pada akhir Februari," ungkap Simao.
 
Menurut tinjauan umum WHO tentang kandidat vaksin, 64 vaksin telah diuji ke manusia. Dari angka tersebut, 22 diantaranya telah mencapai pengujian massal tahap akhir.
 
Sebanyak 173 calon vaksin lebih lanjut sedang dikembangkan di laboratorium dengan tujuan untuk uji coba pada manusia. Kepala pakar WHO, Soumya Swaminathan menyambut baik rangkaian tersebut. 
 
Sejauh ini, WHO baru menyetujui validasi penggunaan darurat untuk vaksin Pfizer-BioNTech sebanyak dua dosis. Vaksin ini membutuhkan tempat penyimpanan ultra-dingin.
 
"Ini lah yang menjadi masalah di banyak negara," kata Swaminathan.
 
"Mungkin akan ada banyak vaksin yang memiliki keunggulan lain dibandingkan generasi pertama," ucapnya.
 
Baca juga: Menteri BUMN: Vaksin Mandiri dan Gratis Beda Merek
 
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif