Salah satu sesi dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York, AS. (Foto: AFP
Salah satu sesi dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York, AS. (Foto: AFP

PBB Kembali Ingatkan Ancaman Terorisme di Tengah Pandemi

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19
Willy Haryono • 07 Juli 2020 08:34
New York: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres kembali mengingatkan komunitas global bahwa pandemi virus korona (covid-19) membuka peluang baru untuk beraksi bagi Islamic State (ISIS), al-Qaeda, dan grup-grup ekstremis lainnya.
 
Penyebaran covid-19 juga dikhawatirkan dapat meningkatkan aktivitas neo-Nazi, supremasi kulit putih, dan grup-grup bernuansa kebencian lainnya.
 
"Pandemi saat ini juga berpotensi memunculkan terorisme dalam bentuk baru, seperti penyalagunaan teknologi digital, serangan siber, dan bioterorisme," kata Guterres dalam pertemuan virtual United Nations Counter-Terrorisme Week, dilansir dari laman The Globe and Mail, Selasa 7 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Josep Borrel, salah satu diplomat Uni Eropa, menekankan pentingnya memahami implikasi pandemi secara global terhadap upaya-upaya memerangi terorisme. Ia menyadari bahwa di beberapa daerah, aktivitas terorisme relatif menurun karena adanya pandemi.
 
"Namun di beberapa kawasan lain, terorisme dan penderitaan yang diakibatkannya terus berlanjut seperti biasa," sambungnya.
 
Mantan diplomat Amerika Serikat Richard Hass, yang memimpin Dewan Hubungan Asing PBB, meyakini bahwa pandemi covid-19 "akan menambah tantangan dalam upaya global menghadapi terorisme."
 
"Mungkin (pandemi covid-19) ini akan membuat banyak negara menjadi lemah atau bahkan runtuh," sambungnya. Ia menyebut kondisi rapuhnya suatu negara akan dipandang grup ekstremis sebagai sebuah kesempatan.
 
Duta Besar Tunisia untuk PBB Kais Kabtani, yang juga memimpin komite antiterorisme di Dewan Keamanan PBB, juga mengakui terjadinya penurun aktivitas terorisme di beberapa wilayah. Namun menurutnya, ISIS justru memanfaatkan situasi saat ini dan menggunakan media daring untuk "menyebarkan propaganda mereka melalui platform virtual."
 
Dengan perhatian global yang terfokus untuk mengalahkan pandemi, sambung Kabtani, sejumlah grup teroris berusaha memanfaatkan situasi dan "meluncurkan serangan-serangan jenis baru."
 

(WIL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif