Seorang prajurit menggunakan hak pilihnya dalam pilpres Belarusia di Minsk, 9 Agustus 2020. (Foto: Sergei Gapon/AFP)
Seorang prajurit menggunakan hak pilihnya dalam pilpres Belarusia di Minsk, 9 Agustus 2020. (Foto: Sergei Gapon/AFP)

Pilpres Belarusia Dinodai Penahanan Tokoh Oposisi

Internasional Politik Belarusia
Willy Haryono • 09 Agustus 2020 20:05
Minsk: Pemilihan umum presiden Belarusia resmi dimulai pada Minggu 9 Agustus 2020. Proses pemungutan suara di seantero Belarusia dimulai sejak pukul 08.00 hingga 20.00 waktu setempat.
 
Menjelang pilpres, Kepolisian Belarusia menahan sejumlah tokoh oposisi. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Maria Kolesnikova, kepala tim kampanye dari kandidat perempuan Svetlana Tikhanovskaya.
 
Tikhanovskaya adalah seorang ibu rumah tangga yang mencalonkan diri dalam pilpres. Ia mengaku optimistis dapat mengalahkan petahana Alexander Lukashenko, yang telah berkuasa di Belarusia selama lebih dari seperempat abad.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pilpres Belarusia sudah diawali pemungutan suara dini pada Selasa lalu, dengan tingkat keikutsertaan warga dilaporkan mencapai 41,7 persen.
 
Kolesnikova akhirnya dibebaskan setelah sempat ditahan. Ia mengatakan Kepolisian Belarusia berdalih penangkapan terhadap dirinya merupakan kasus kesalahan identitas.
 
Sabtu kemarin, sedikitnya 10 orang ditangkap polisi di Minsk pada Sabtu malam. Penangkapan dilakukan saat ratusan pendukung oposisi membanjiri jalanan ibu kota Belarusia dengan mengibarkan bendera nasional.
 
Tikhanovskaya, ibu rumah tangga berusia 37 tahun yang telah mengirim dua anaknya ke luar negeri atas alasan keamanan, kini menjadi kejutan dalam dunia perpolitikan Belarusia.
 
Ia menggabungkan kekuatan dengan Veronika Tsepkalo -- istri dari seorang tokoh yang seharusnya bisa mendaftarkan diri sebagai kandidat -- dan juga Kolesnikova sebagai manajer kampanye.
 
Ketiga perempuan itu disebut-sebut telah memecahkan rekor jumlah pendukung dalam acara kampanye di seantero Belarusia.
 
"Mereka ini bukan Margaret Thatcher, atau perempuan yang mendedikasikan dirinya di politik. Mereka ini perempuan biasa, tapi sangat jujur," kata Valery Tsepkalo mendeskripsikan ketiga perempuan itu dalam sebuah wawancara di Moskow.
 
"Dalam beberapa pemilu sebelumnya, Lukasheno mendapat dukungan publik. Tapi kali ini dukungan itu telah hilang, dan itulah mengapa dirinya sekarang saat gugup," sebut Tsepkalo.
 
Baca:Ibu Rumah Tangga Tantang Petahana dalam Pilpres Belarusia
 
(WIL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif