Salah satu pertemuan di DK PBB. (Foto: AFP)
Salah satu pertemuan di DK PBB. (Foto: AFP)

DK PBB Akan Diskusikan Covid-19 untuk Kali Pertama

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19 Berita Virus Corona Hari Ini
Willy Haryono • 07 April 2020 08:33
New York: Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa akan menggelar rapat pertama mengenai pandemi virus korona (covid-19) pada Kamis 9 April mendatang. Jadwal rapat akhirnya ditentukan usai terjadi silang pendapat antar para anggota DK PBB mengenai isu covid-19.
 
Sembilan dari sepuluh anggota tidak tetap DK PBB telah mengajukan permohonan pertemuan mengenai covid-19 yang meliputi presentasi dari Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.
 
Dikutip dari CGTN, Selasa 7 April 2020, seorang diplomat yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa pertemuan DK PBB mengenai covid-19 akan digelar pada Kamis 9 April pukul 15.00 waktu New York, Amerika Serikat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Belum diketahui akan seperti apa bentuk pertemuan DK PBB nantinya, karena saat ini perkumpulan massa merupakan hal yang dihindari selama pandemi covid-19. Belum diketahui pula apakah pertemuan tersebut akan menghasilkan sesuatu.
 
Pekan kemarin, Majelis Umum PBB telah mengadopsi sebuah resolusi yang menyerukan dilakukanya "kerja sama internasional" dan "multilateralisme" dalam perang melawan covid-19. Resolusi tersebut merupakan dokumen pertama yang dihasilkan PBB sejak covid-19 mulai mewabah.
 
Kesembilan negara yang mengajukan permohonan pertemuan adalah Jerman, Belgia, Republik Dominika, Estonia, Indonesia, Niger, St Vincent and the Grenadines, Tunisia, dan Vietnam.
 
Afrika Selatan, yang juga merupakan anggota tidak tetap DK PBB, menolak mendukung proposal pertemuan. Afsel menyebut DK PBB hanya bertugas membahas isu perdamaian dan keamanan, bukan kesehatan serta ekonomi.
 
Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins pada Selasa ini, total jumlah infeksi covid-19 di kancah global telah melampaui 1,3 juta, dengan lebih dari 74 ribu kematian dan 276.515 pasien sembuh.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif