Petugas medis di Spanyol membawa seorang korban covid-19. (Foto: AFP/OSCAR DEL POZO)
Petugas medis di Spanyol membawa seorang korban covid-19. (Foto: AFP/OSCAR DEL POZO)

Spanyol Perketat Lockdown Nasional Selama Dua Pekan

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19 Berita Virus Corona Hari Ini
Willy Haryono • 29 Maret 2020 10:04
Madrid: Pemerintah Spanyol memperketat kebijakan penutupan wilayah secara menyeluruh (lockdown) untuk dua pekan ke depan terhitung sejak Sabtu 28 Maret 2020. Peningkatan lockdown merupakan upaya Spanyol dalam menekan angka penyebaran virus korona (covid-19).
 
Di bawah peningkatan lockdown ini, semua pekerja yang bergerak di bidang non-esensial diminta untuk tetap berada di dalam rumah selama 14 hari. Hanya pekerja bidang esensial yang dibolehkan keluar, yakni mereka yang memproduksi makanan, menjual obat-obatan, mengantar bahan bakar minyak, dan lain-lain.
 
"Langkah keras yang luar biasa sangat diperlukan saat ini demi menahan laju penyebaran pandemi," ungkap Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dalam sebuah pidato nasional di televisi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kebijakan ini akan lebih membatasi pergerakan masyarakat, namun dapat mengurangi risiko penularan dan mengangkat beban berlebih di fasilitas-fasilitas medis Spanyol," sambungnya, dikutip dari Guardian.
 
Selain soal lockdown, PM Sanchez juga mendorong Uni Eropa untuk bersatu dalam merespons krisis kesehatan global saat ini. "Inilah saatnya bertindak bagi Eropa. Eropa sedang dalam risiko tinggi," sebut PM Sanchez.
 
Sebelumnya di hari yang sama, kepala pusat urusan darurat kesehatan Spanyol Fernando Simon mengatakan bahwa situasi di sejumlah wilayah mulai membaik, meski Spanyol mencatat tambahan kematian 832 dalam 24 jam terakhir.
 
Hingga Sabtu 28 Maret, jumlah kasus covid-19 di Spanyol bertambah menjadi 72.248 dari 64.059 satu hari sebelumnya. Jumlah kematian akibat covid-19 di Spanyol pada hari yang sama mencapai 5.690.
 
"Situasi akan terus membaik," tutur Simon.
 
Spanyol adalah negara kedua terparah dilanda covid-19 di benua Eropa setelah Italia.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif