Awak kapal induk  USS Theodore Roosevelt dievakuasi ke Guam. Foto: AFP
Awak kapal induk USS Theodore Roosevelt dievakuasi ke Guam. Foto: AFP

AS Evakuasi Awak Kapal Induk yang Diserang Virus Korona

Internasional amerika serikat Virus Korona Coronavirus virus corona
Fajar Nugraha • 02 April 2020 09:20
Washington: Angkatan Laut AS akhirnya mengevakuasi ribuan pelaut dari kapal induk bertenaga nuklir USS Theodore Roosevelt di Guam. Evakuasi dilakukan setelah kapten kapal memperingatkan wabah virus korona mengancam kehidupan para awak.
 
Baca: Ribuan Kru Kapal Induk AS Segera Dievakuasi.
 
Puluhan kasus ditemukan di kapal itu, seorang pejabat senior mengatakan angkatan laut dengan cepat mengatur kamar hotel di pulau Pasifik untuk menampung 4.000 awak. Pemerintah AS juga mengorganisir tim pelaut yang tidak terinfeksi untuk menjaga operasional kapal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para pejabat Pentagon mengakui penderitaan Roosevelt adalah tantangan bagi kesiapan militer. Mereka mencatat bahwa pasukan pertahanan di seluruh dunia sama-sama dihadapkan oleh pandemi.
 
"Rencananya saat ini adalah memindahkan sebanyak mungkin orang dari (USS) Teddy Roosevelt, memahami bahwa kita harus meninggalkan sejumlah orang di kapal untuk melakukan tugas pengawasan normal yang menjaga kapal tetap berjalan," Laksamana John Menoni, komandan wilayah Marianas, mengatakan kepada wartawan di Guam, Rabu, seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis, 2 April 2020.
 
Awal pekan ini, kapten memberi tahu Pentagon bahwa virus korona itu menyebar tak terkendali melalui kapalnya dan meminta bantuan segera untuk mengkarantina krunya.
 
"Penyebaran penyakit ini sedang berlangsung dan semakin cepat," tulis Kapten Brett Crozier dalam suratnya kepada atasan.
 
"Kami tidak berperang. Para pelaut tidak perlu mati," pintanya.
 
"Memindahkan sebagian besar personel dari kapal induk nuklir AS dan mengisolasi mereka selama dua minggu mungkin tampak seperti tindakan luar biasa. Ini risiko yang perlu diambil,” sebut Crozier.


Hotel Guam


Menoni mengatakan rencana sedang dikembangkan untuk memindahkan sebanyak mungkin pelaut dari kapal. Mereka sedang menunggu kedatangan 40 spesialis kesehatan Marinir AS untuk membantu dalam pengujian.
 
Dia mengatakan hanya pelaut yang dianggap sehat akan ditempatkan di luar pangkalan angkatan laut Guam. Ini adalah pengkalan militer milik Pentagon yang strategis dan penting di tengah Samudra Pasifik barat.
 
"Tidak ada yang diizinkan keluar dari pangkalan kecuali mereka telah diuji negatif untuk covid-19," kata Menoni.
 
Crozier tidak memberikan jumlah infeksi di kapal, dan Angkatan Laut tidak menjelaskan angka untuk alasan keamanan.
 
Tetapi seorang pejabat mengatakan itu kurang dari 100 yang dilaporkan oleh media AS.
 
“Lebih dari 1.400 karyawan, kontraktor, dan tanggungan Kementerian Pertahanan telah terinfeksi oleh virus korona baru, termasuk 771 personel militer,” pungkas Pentagon.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif