PM Inggris Boris Johnson paparkan pedoman pembukaan lockdown. Foto: AFP
PM Inggris Boris Johnson paparkan pedoman pembukaan lockdown. Foto: AFP

PM Inggris Paparkan Pedoman Pencabutan Lockdown

Internasional Virus Korona inggris Coronavirus virus corona
Fajar Nugraha • 29 Mei 2020 09:35
London: Inggris akan mulai mencabut pembatasan gerak selama virus korona mulai Senin 1 Juni. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan pelonggaran itu akan dilakuktan dalam pendekatan bertahap.
 
Sementara jarak pribadi tetap berlaku, aktivitas bisnis, sekolah dan sosialisasi akan perlahan-lahan dihidupkan kembali, PM Johnson menguraikan pedoman tentang bagaimana dan di mana orang harus melanjutkan kontak sosial.
 
“Hingga enam orang akan diizinkan untuk berkumpul di luar selama mereka menghormati aturan jarak sosial. Hal serupa juga di taman dan ruang terbuka pribadi lainnya,” kata PM Johnson, seperti dikutip CNN, Jumat, 29 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini, seperti yang Anda tahu, orang dapat bertemu di taman tetapi tidak di kebun pribadi. Ini adalah langkah pertama yang hati-hati, tetapi kita tahu bahwa tidak ada perbedaan dalam risiko kesehatan," imbuhnya.
 
Namun, orang-orang dari rumah tangga yang berbeda harus tetap tidak bertemu di dalam satu ruangan. Mulai Senin, mereka akan diizinkan untuk bertemu di luar.
 
“Asalkan mereka dari rumah tangga yang berbeda terus secara ketat mematuhi aturan jarak sosial dengan tetap terpisah sejauh dua meter,” tegas mantan Wali Kota London itu.
 
Sekolah akan dibuka kembali untuk lebih banyak anak, mulai dari penitipan anak, pra-sekolah, taman kanak-kanak dan beberapa tingkat di sekolah dasar. “Penutupan sekolah-sekolah telah menghilangkan pendidikan anak-anak dan, seperti yang sering terjadi, murid-murid yang paling tidak beruntunglah yang berisiko paling terpukul," ucap Johnson.
 
"Pada hari Senin, kami akan mulai meluruskan ini dengan cara yang aman dengan membuka kembali pembibitan dan pengaturan awal tahun dan penerimaan, tahun pertama dan tahun keenam di sekolah dasar. Dua minggu kemudian, pada 15 Juni, sekolah menengah akan mulai menyediakan waktu kontak tatap muka selama 10 dan 12 tahun," tambahnya.
 
Johnson juga memastikan pasar terbuka dan showroom mobil sekarang dapat dibuka. Pelonggaran ini bisa diperluas hingga 15 Juni di saat toko-toko dan bidang usaha yang tidak signifikan bisa dibuka kembali karena Inggris memulai kembali perekonomiannya.
 
Relaksasi aturan lockdown dilakukan setelah tingkat kematian di Inggris turun secara konsisten. Dari 943 kematian pada 14 April, Inggris mengumumkan 256 kematian terkait virus korona pada Kamis. Jumlah ini signifikan tetapi semakin berkurang.
 
Dalam pidatonya, Johnson memuji warga karena mengikuti pedoman jarak sosial ketika pandemi mencapai puncaknya di Inggris, dan menekankan perlunya virus untuk tetap terkendali.
 
Data dari Universitas Johns Hopkins pada Jumat 29 Mei 2020 menyebutkan infeksi covid-19 di dunia mencapai 5,8 juta dan kematian tercatat 359.791 jiwa. Sementara yang sembuh menyentuh 2.413.576 orang.
 

Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini (https://www.medcom.id/corona).
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif