Warga memakai masker saat beraktivitas di kota Brussels, Belgia. (AFP)
Warga memakai masker saat beraktivitas di kota Brussels, Belgia. (AFP)

Belgia Umumkan Penerapan Kembali Lockdown Nasional

Internasional Virus Korona belgia pandemi covid-19
Willy Haryono • 31 Oktober 2020 11:13
Brussel: Pemerintah Belgia mengumumkan penerapan kembali kebijakan penguncian (lockdown) berskala nasional di tengah lonjakan kasus virus korona (covid-19). Di Eropa, Belgia tercatat sebagai negara dengan rata-rata infeksi covid-19 dalam beberapa pekan terakhir.
 
Semua toko dan tempat usaha non-esensial di Belgia diminta untuk tutup mulai Senin, 2 November hingga pertengahan Desember mendatang. Segala bentuk perkumpulan di ruang publik dibatasi maksimal empat orang.
 
Dikutip dari laman BBC pada Sabtu, 31 Oktober 2020, supermarket di seantero Belgia hanya boleh menjual barang-barang esensial, dan masing-masing keluarga hanya dibolehkan menerima satu tamu. Musim liburan musim gugur di Belgia juga diperpanjang hingga 15 November mendatang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aturan jam malam di Belgia, dan juga penutupan bar serta restoran, akan tetap diberlakukan.
 
Belgia menjadi satu dari beberapa negara dengan rata-rata kematian akibat covid-19 tertinggi di dunia selama gelombang pertama virus tersebut pada musim semi lalu.
 
Saat ini Belgia tercatat sebagai negara Eropa dengan rata-rata infeksi covid-19 tertinggi, dengan lebih dari separuh total ranjang di unit perawatan intensif di semua rumah sakitnya diisi pasien covid-19.
 
Jumat kemarin, Perdana Menteri Belgia Alexander de Croo mengatakan bahwa negaranya sedang berada dalam "darurat kesehatan."
 
"Tekanan terhadap rumah sakit-rumah sakit kami sangat besar," kata PM Alexander. "(Lockdown) ini adalah langkah terakhir dalam upaya menekan angka-angka (kasus dan kematian akibat covid-19)," sambungnya.
 
Menteri Kesehatan Belgia Frank Vandenbroucke mengatakan, lockdown terbaru ini "tidak akan membuat masyarakat terisolasi."
 
"Ini adalah lockdown, tapi lockdown yang mengizinkan pabrik-pabrik tetap beroperasi, dan sekolah juga diizinkan dibuka dengan penuh kewaspadaan," ucapnya.
 
Terdapat sekitar 1.600 infeksi dan 8.4 kematian per 100 ribu orang di Belgia dalam 14 hari terakhir, berdasarkan data dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa.
 
Baca:Pangeran Belgia Meminta Maaf Telah Berpesta saat Lockdown
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif