Jubir Kremlin Dmitry Peskov sebut deklarasi perang 9 Mei tidak masuk akal./AFP
Jubir Kremlin Dmitry Peskov sebut deklarasi perang 9 Mei tidak masuk akal./AFP

Rusia Sebut Tudingan Deklarasi Perang 9 Mei Tidak Masuk Akal

Internasional Amerika Serikat ukraina Vladimir Putin rusia Perang Rusia-Ukraina
Marcheilla Ariesta • 04 Mei 2022 23:08
Moskow: Rusia membantah rumor yang menyebutkan Presiden Vladimir Putin akan mendeklarasikan perang di Ukraina pada 9 Mei mendatang. Bagi mereka spekulasi itu tak masuk akal.
 
"Tak ada kemungkinan (deklarasi perang). Tak masuk akal," ujar juru bicara pemerintahan Rusia, Dmitry Peskov dilansir dari AFP, Rabu, 4 Mei 2022.
 
Peskov menegaskan bantahan ini setelah sejumlah pihak, termasuk Amerika Serikat (AS) memperkirakan Putin akan mendeklarasikan secara resmi perang di Ukraina pada 9 Mei mendatang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tanggal deklarasi itu bertepatan dengan Hari Kemenangan yang dirayakan tiap tahun di Rusia. Biasanya, Negeri Beruang Merah memperingati kemenangan mereka dari Nazi pada 1945 silam setiap 9 Mei.
 
Para pejabat AS memperkirakan Putin akan mendeklarasikan perang untuk merayakan "kemenangan" militer mereka.
 
Sejak awal, Putin menyebut invasi Rusia ke Ukraina sebagai "operasi militer khusus." Jika Putin sudah mendeklarasikan perang secara resmi, Rusia dapat mengerahkan kekuatan penuh sesuai undang-undang.
 
Baca juga: Menlu Rusia Bantah akan Deklarasikan Kemenangan di Ukraina pada 9 Mei
 
Di bawah UU tersebut, Rusia dapat mengerahkan pasukan cadangan dan peserta wajib militer. Saat ini, Rusia disebut-sebut sangat membutuhkan pasukan tambahan di Ukraina karena perlawanan sengit tentara setempat.
 
Bantahan serupa sudah disampaikan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov sebelumnya. Ia mengatakan, tentaranya tidak akan mendasarkan tindakan sesuai dengan momentum tertentu.
 
"Kami akan memperingati kemenangan kami dengan sungguh-sungguh," tutur Lavrov.
 
Lavrov menuturkan, invasi itu akan berakhir, tergantung pada kebutuhan untuk meminimalkan risiko bagi warga sipil dan tentara Rusia.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif