Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

Diduga Terinspirasi Tantangan Tiktok, Siswa di AS Serang Guru

Internasional Amerika Serikat Guru Kekerasan di Sekolah tiktok
Medcom • 08 Oktober 2021 20:06
Louisiana: Siswa di Covington High School, New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat, Larrianna Jackson, disebut tengah menghadapi tuduhan kejahatan usai memukul seorang guru. Siswa berusia 18 tahun itu memukuli gurunya beberapa kali di ruang kelas pada Rabu, 6 Oktober 2021. 
 
Dilansir dari The New York Times, Jumat, 8 Oktober 2021, pihak kepolisian mengatakan, terdapat kemungkinan serangan yang direkam ini terinspirasi dari tantangan di platform media sosial, TikTok. 
 
Setelah menjatuhkan guru bahasa Inggris ini ke tanah, Jackson disebut tak henti memukul korban. Penyerangan yang berlangsung pada pukul 15:15 waktu setempat ini dilaporkan telah membuat guru berusia 46 tahun itu mengalami cedera pada bagian lengan dan kepala. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Juru Bicara Departemen Kepolisian Covington Sersan Edwin Masters menyatakan, serangan ini masih dalam proses penyelidikan. Bahkan, diperkirakan akan terdapat penangkapan tambahan.
 
Pihak penyelidik diketahui telah menyita ponsel beberapa siswa yang merekam serangan tersebut. Edwin mengatakan, setidaknya satu video telah diposting di aplikasi Instagram dan Snapchat.
 
“Serangan ini mengganggu, dan juga fakta bahwa siswa lain berdiri, merekamnya dan mempostingnya di media sosial," ucap Pengawas Sekolah Umum Penjara Paroki St Tammany, Frank Jabbia.
 
Kepolisian setempat pun berusaha menentukan apakah serangan ini merupakan bagian dari tantangan Tiktok yang tengah digandrungi kalangan remaja di media sosial. Para kritikus menilai, hal ini menakutkan, dapat meningkat dari merekam video tindakan pencurian dan vandalisme menjadi mendokumentasikan penyerangan.
 
“Tantangan TikTok yang beredar pada Oktober adalah: ‘Menampar seorang guru’. Hanya ada pembicaraan di antara siswa dan fakultas bahwa itu mungkin terkait dengan tantangan TikTok,” jelas Edwin.
 
Hingga kini, Jackson disebut sedang ditahan di Penjara Paroki St Tammany sejak Kamis lalu. Ia terancam hukuman satu hingga lima tahun penjara dengan denda sebesar USD5.000, apabila terbukti bersalah atas tuduhan kejahatan tersebut. (Nadia Ayu Soraya)
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif