Kapal perang Inggris HMS Defender yang dikabarkan diberikan tembakan peringatan oleh Rusia. Foto: AFP
Kapal perang Inggris HMS Defender yang dikabarkan diberikan tembakan peringatan oleh Rusia. Foto: AFP

Langgar Wilayah, Rusia Ancam Akan Langsung Tembak Kapal Perang Inggris

Internasional Inggris rusia
Fajar Nugraha • 25 Juni 2021 12:34
Moskow: Rusia memperingatkan akan mengebom kapal Inggris lain kali setelah melepaskan tembakan peringatan. Ini terkait ketegangan di laut antara kapal perang dari kedua negara.
 
Kementerian Pertahanan Rusia pada Rabu 23 Juni 2021 mengatakan bahwa salah satu kapal perangnya telah melepaskan tembakan peringatan ke arah kapal perusak Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Penembakan dilakukan ketika kapal Inggris mendekati Krimea di Laut Hitam, meskipun militer Inggris dengan cepat membantah bahwa kapalnya menjadi sasaran.
 
Baca: Militer Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan ke Kapal Perusak Inggris.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov memperingatkan pada hari Kamis bahwa negaranya tidak akan lagi melepaskan tembakan peringatan ke kapal-kapal Inggris yang memasuki perairan dekat Krimea.
 
"Kami dapat meminta akal sehat, menuntut penghormatan terhadap hukum internasional, dan jika itu tidak berhasil, kami dapat mengebom," kata Ryabkov kepada media Rusia, seperti dikutip The Hill, Jumat 25 Juni 2021.
 
“Bom di masa depan akan diarahkan tepat sasaran dan tidak hanya di jalur kapal,” tegas Ryabkov.
 
Situasi muncul ketika kapal perusak Angkatan Laut Kerajaan Defender melakukan perjalanan di Laut Hitam di perairan yang diklaim Rusia sebagai miliknya tetapi seluruh dunia memperdebatkan yurisdiksinya atas wilayah tersebut.
 
Daerah tersebut dipersengketakan karena Rusia mencaplok Krimea pada tahun 2014 dari Ukraina dalam sebuah langkah yang tidak diakui oleh sebagian besar negara lain.
 
Baca: Inggris Bantah Kapal Perangnya Ditembak Militer Rusia.
 
"Ini adalah perairan Ukraina dan sepenuhnya tepat untuk menggunakannya dari A ke B," kata Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.
 
Johnson mengatakan kapal itu melakukan perjalanan dari pelabuhan Ukraina, Odessa ke pelabuhan Georgia, Batumi dan menyangkal laporan Rusia tentang situasi tersebut, mengklaim tidak ada tembakan peringatan atau bom oleh Rusia dan bahwa kapal itu sesuai dengan hukum internasional.
 
Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan Rusia memang menggunakan manuver pesawat yang tidak aman di dekat kapal Inggris.
 
"Angkatan Laut Kerajaan akan selalu menegakkan hukum internasional dan tidak akan menerima campur tangan yang melanggar hukum dengan lintas damai," pungkas Wallace.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif