Militer Ukraina masih terus hadapi serangan Rusia. Foto: AFP
Militer Ukraina masih terus hadapi serangan Rusia. Foto: AFP

Ukraina Pukul Pasukan Rusia dalam Serangan Balasan di Kharkiv

Internasional ukraina rusia Rusia-Ukraina Perang Rusia-Ukraina
Fajar Nugraha • 11 Mei 2022 11:38
Kharkiv: Ukraina mengatakan pada Selasa 10 Mei pasukannya telah merebut kembali desa-desa dari pasukan Rusia di utara dan timur laut Kharkiv. Mereka mengklaim menekan serangan balasan yang dapat menandakan pergeseran momentum perang dan membahayakan kemajuan utama Rusia.
 
Pasukan Ukraina dalam beberapa hari terakhir merebut kembali pemukiman Cherkaski Tyshky, Ruski Tyshki, Borshchova dan Slobozhanske, di utara kota terbesar kedua di Ukraina, kata Tetiana Apatchenko, seorang petugas pers dengan pasukan utama Ukraina di daerah itu.
 
Penasihat Kementerian Pertahanan Yuriy Saks mengatakan, keberhasilan Ukraina mendorong pasukan Rusia keluar dari jangkauan Kharkiv, yang terletak di timur laut, yang telah dibombardir terus-menerus sejak perang dimulai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Operasi militer angkatan bersenjata Ukraina di sekitar Kharkiv, terutama di utara dan timur laut Kharkiv, adalah semacam kisah sukses," kata Saks, seperti dikutip Channel News Asia, Rabu 10 Mei 2021
 
"Tentara Ukraina mampu mendorong penjahat perang ini ke garis di luar jangkauan artileri mereka,” jelasnya.
 
Di Washington, pejabat tinggi intelijen AS mengatakan, perang itu menemui jalan buntu. Presiden Vladimir Putin tampaknya bersiap untuk konflik yang panjang, dan kemenangan Rusia di wilayah Donbas timur Ukraina mungkin tidak mengakhiri perang, kata Direktur Intelijen Nasional Avril Haines.
 
Tapi serangan balik di dekat Kharkiv bisa menandakan fase baru, dengan Ukraina sekarang melakukan ofensif setelah berminggu-minggu di mana Rusia melancarkan serangan besar-besaran tanpa membuat terobosan.
 
Dengan mendorong mundur pasukan Rusia yang telah menduduki pinggiran Kharkiv sejak awal invasi, Ukraina bergerak ke jarak serang dari jalur suplai belakang yang menopang kekuatan serangan utama Rusia lebih jauh ke selatan.
 
“Orang-orang Ukraina semakin dekat dengan perbatasan Rusia. Jadi semua keuntungan yang dibuat Rusia pada hari-hari awal di timur laut Ukraina semakin menjauh,” kata Neil Melvin dari think-tank RUSI di London.

Tantangan

Selama parade militer Lapangan Merah pada Senin menandai berakhirnya Perang Dunia II, Putin mendesak Rusia untuk terus berjuang tetapi tidak memberikan indikasi strategi lebih lanjut.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif