Petugas memadamkan kobaran api di badan pesawat dalam sebuah insiden di dekat kota Kharkiv, Ukraina, Jumat 25 September 2020. (State Emergency Service of Ukraine/AFP)
Petugas memadamkan kobaran api di badan pesawat dalam sebuah insiden di dekat kota Kharkiv, Ukraina, Jumat 25 September 2020. (State Emergency Service of Ukraine/AFP)

22 Orang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Ukraina

Internasional ukraina pesawat jatuh
Willy Haryono • 26 September 2020 10:02
Kharkiv: Sedikitnya 22 orang, sebagian besar dari mereka adalah kadet, tewas dalam kecelakaan pesawat militer di Ukraina. Pesawat yang jatuh, Antonov 26, jatuh di dekat kota Kharkiv saat hendak mendarat.
 
Pesawat itu membawa kadet dari Universitas Angkatan Udara Kharkiv dalam sebuah penerbangan latihan. Kementerian Urusan Darurat Ukraina mengatakan, total 27 orang berada di dalam pesawat tersebut.
 
Dikutip dari laman BBC, Sabtu 26 September 2020, dua orang terluka parah dalam kecelakaan ini. Operasi pencarian terus dilakukan sepanjang Jumat malam dalam mencari tiga korban yang masih dinyatakan hilang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyebab terjadinya kecelakaan masih diselidiki. Pesawat jatuh sekitar 2 kilometer dari bandara militer di kota Chuhuiv.
 
Sejauh ini otoritas Ukraina tidak mengaitkan kecelakaan ini dengan konflik bersenjata di wilayah timur. Chuhuiv berlokasi sekitar 100 kilometer dari garis depan konflik antar pasukan Ukraina dan separatis pro-Rusia.
 
Badan pesawat sempat terbakar hebat di lokasi, namun berhasil dipadamkan beberapa jam setelah kejadian.
 
"Ini merupakan peristiwa yang mengejutkan," kata Wakil Menteri Dalam Negeri Ukraina Anton Gerashchenko kepada kantor berita AFP. "Saat ini, kami belum dapat mengetahui penyebabnya," sambung dia.
 
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dijadwalkan berkunjung ke wilayah Kharkiv pada Sabtu ini.
 
Gubernur Kharkov Oleksiy Kucher mengatakan bahwa berdasarkan informasi awal, pilot diduga sempat melaporkan adanya kerusakan di salah satu mesin.
 
Namun menurut laporan media Interfax, jika salah satu mesinnya memang bermasalah, seharusnya bukan menjadi masalah karena masih ada satu mesin lainnya.
 
Salah satu saksi mata mengaku sempat melihat seorang pria yang terbakar dan berlari dari badan pesawat. "Kami mengambil semprotan pemadam dan berlari ke arahnya untuk menyelamatkan korban," ucap seorang saksi mata.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif