Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: AFP)
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: AFP)

WHO Tegaskan Pasien Non-Korona Juga Perlu Diperhatikan

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19 Berita Virus Corona Hari Ini
Arpan Rahman • 31 Maret 2020 17:01
Jenewa: Pandemi virus korona (covid-19) telah membuat sistem kesehatan di banyak negara kewalahan menangani gelombang pasien. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) khawatir pandemi ini dapat membuat pasien yang mengidap penyakit selain covid-19 menjadi kurang diperhatikan atau bahkan telantar.
 
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan kepada awak media bahwa pasien non-korona pun harus tetap diperhatikan dan dirawat dengan baik.
 
"Meski kita sedang berada di tengah krisis, layanan kesehatan esensial harus tetap berlanjut," kata Tedros.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bayi-bayi masih tetap harus dilahirkan, vaksin harus diantarkan, dan banyak pasien dengan beragam penyakit yang membutuhkan perawatan intensif," imbuhnya, dirilis dari UPI, Selasa 31 Maret 2020.
 
Tedros mengimbau semua negara untuk mengikuti panduan WHO, yakni mendirikan fasilitas terpisah khusus pasien covid-19 selama pandemi. Hal ini bertujuan agar pasien yang mengidap penyakit lain pun tetap bisa mendapat layanan kesehatan.
 
Ia juga kembali mengimbau negara-negara maju untuk membuka akses seluas-luasnya terkait penyaluran peralatan medis tanpa memberlakukan larangan perdagangan.
 
"Kami meminta negara-negara dunia untuk bekerja sama dengan sejumlah perusahaan demi meningkatkan produksi, memastikan penyaluran produk kesehatan esensial, dan memastikan distribusinya berlangsung dengan baik sesuai kebutuhan," ucapnya. Ia menekankan agar penyaluran peralatan medis difokuskan ke negara-negara berpenghasilan menengah hingga rendah di benua Afrika, Asia, dan Amerika Latin.
 
Sementara itu berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins pada Selasa petang, total kasus covid-19 di kancah global telah melampaui 787 ribu dengan lebih dari 37 ribu kematian dan 166.276 pasien sembuh.
 
Amerika Serikat kini menjadi negara dengan jumlah kasus terbanyak covid-19, yang diikuti oleh Italia, Spanyol dan Tiongkok. Sementara Italia hingga kini masih menjadi negara dengan angka kematian tertinggi akibat covid-19, yakni 11.591.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif