KJRI San Francisco menggelar bazar virtual kuliner lebaran pada Rabu 20 Mei 2020. (Foto: KJRI San Francisco)
KJRI San Francisco menggelar bazar virtual kuliner lebaran pada Rabu 20 Mei 2020. (Foto: KJRI San Francisco)

KJRI San Francisco Gelar Bazaar Virtual Kuliner Lebaran

Internasional Virus Korona indonesia-as Coronavirus virus corona covid-19
Willy Haryono • 23 Mei 2020 10:16
San Francisco: Lebaran di San Francisco tahun ini sangat berbeda dari sebelumnya. Untuk menghindari penyebaran virus di masa pandemi covid-19, Pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan perintah agar masyarakat tetap tinggal di rumah.
 
Semua aktivitas, termasuk bekerja, sekolah, bahkan beribadah, harus dilakukan di rumah.
 
Dengan memanfaatkan momentum lebaran, KJRI San Francisco menyelenggarakan Bazar Virtual Kuliner Lebaran pada Rabu, 20 Mei. Acara ini diselenggarakan secara virtual melalui platform Zoom dan disiarkan langsung di saluran Youtube.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak 285 masyarakat Indonesia antusias mengikuti kegiatan ini. Peserta merupakan WNI di wilayah kerja KJRI San Francisco yang meliputi California Utara, Negara bagian Washington, Oregon, Alaska, Montana, Idaho, Wyoming, dan Nevada Utara serta juga dari wilayah lain seperti Los Angeles dan New York.
 
"Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyambut lebaran. Melalui Bazar Virtual, diharapkan akan menjadi platform untuk mempertemukan pelaku usaha kuliner Indonesia dengan pembeli," kata Konsul Jenderal RI di San Francisco, Simon D.I Soekarno.
 
"Selain itu, kegiatan ini juga akan dapat memberikan dampak langsung terutama bagi masyarakat Indonesia yang akan melaksanakan Perayaan Idulfitri," sambungnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Sabtu 23 Mei 2020.
 
Terdapat 16 pelaku usaha kuliner Indonesia dari 4 negara bagian di AS yang berpartisipasi, yaitu restoran pop-up Indonesia ChiliCali; food truck SFrasa-rasa dan Bumbu Truck; restoran IndoCafe Seattle, Lime Tree Southeast Asian Kitchen, Beetle Cafe; bisnis catering IndoBox SF, Dapoer Ngebul, Dapur Cita Rasa, Kue Kue SF, Martabak TerangBulan SF, Warung Dolis, Batavia, Juni’s Kitchen, Yetty’s Catering dan pelaku usaha Spesialti Kopi Indonesia, Beaneka.
 
Peserta mempromosikan menu khusus lebaran seperti set nasi tumpeng lontong mini, set nasi gulai ayam, masakan padang, pesmol ikan, lontong lebaran, martabak, serta berbagai macam kue kering khas lebaran seperti nastar, kastengel, putri salju dan makanan khas Indonesia seperti martabak manis. Beberapa menu makanan bahkan dapat dikirim ke negara bagian lain di AS.
 
Di tengah kondisi sulit dalam menghadapi pandemi covid-19, KJRI San Francisco berupaya membantu para pelaku usaha kuliner Indonesia. Mereka ini terdampak oleh lesunya kegiatan ekonomi di masa pandemi.
 
Melalui kegiatan ini, KJRI San Francisco membantu mempromosikan usaha kuliner mereka kepada diaspora Indonesia. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan gastrodiplomacy Indonesia.
 
Dengan sinergi bersama pelaku usaha kuliner Indonesia, maka diplomasi ekonomi, khususnya kuliner Indonesia, akan semakin meningkat. Para pelaku kuliner yang berpartisipasi mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini karena produk mereka menjadi lebih dikenal dan langsung dipesan oleh masyarakat Indonesia.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif