Inggris berjuang menghadapi gelombang kedua covid-19 dan kini uji coba vaksin BCG untuk hadapi korona. Foto: AFP
Inggris berjuang menghadapi gelombang kedua covid-19 dan kini uji coba vaksin BCG untuk hadapi korona. Foto: AFP

Inggris Uji Vaksin BCG untuk Melawan Covid-19

Internasional Virus Korona inggris vaksin covid-19
Fajar Nugraha • 12 Oktober 2020 17:06
London: Inggris akan menguji vaksin tuberkulosis BCG untuk efektivitas melawan covid-19. Vaksin BCG ini akan diuji kepada tenaga kesehatan yang berada di garis depan perlawanan terhadap virus korona covid-19 di Inggris.
 
Vaksin Bacillus Calmette-Guérin (BCG) digunakan untuk melindungi dari tuberkulosis. Vaksin ini menginduksi respon sistem kekebalan bawaan yang luas dan telah terbukti melindungi dari infeksi atau penyakit parah dengan patogen pernapasan lainnya.
 
"BCG telah terbukti meningkatkan kekebalan secara umum, yang mungkin menawarkan perlindungan terhadap covid-19," kata Profesor John Campbell, dari University of Exeter Medical School, seperti dikutip News Hub, Senin 12 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami sedang mencari cara untuk menentukan apakah vaksin BCG dapat membantu melindungi orang yang berisiko covid-19. Jika ya, kami dapat menyelamatkan nyawa dengan memberikan atau menambah vaksinasi yang sudah tersedia dan hemat biaya ini,” jelas Campbell.
 
Studi di Inggris adalah bagian dari uji coba yang dipimpin Australia, yang diluncurkan pada April dan juga dikembangkan di Belanda, Spanyol, dan Brasil. Vaksin BCG juga sedang diuji sebagai perlindungan terhadap covid-19 di Afrika Selatan.
 
Percobaan di Inggris merekrut sukarelawan menjelang bulan-bulan musim dingin yang telah diperingatkan para pejabat mungkin sulit. Ini dikarenakan Negeri Ratu Elizabeth bergulat dengan gelombang infeksi kedua.
 
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah mengindikasikan bahwa pembatasan untuk mengekang pandemi dapat diberlakukan hingga musim semi.
 

Uji coba Inggris, yang dijalankan dari Exeter, barat daya Inggris, sedang mencari 1.000 orang yang bekerja di panti jompo dan perawatan kesehatan komunitas di dekatnya. Secara global, lebih dari 10.000 staf perawatan kesehatan akan direkrut.

 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif