Ukraina klaim Lyman berhasil direbut kembali./AFP
Ukraina klaim Lyman berhasil direbut kembali./AFP

Ukraina Klaim Pegang Kendali Penuh Atas Lyman, Rusia Melemah?

Marcheilla Ariesta • 03 Oktober 2022 10:01
Kiev: Ukraina mengklaim kendali penuh atas pusat logistik timur Lyman. Lyman masuk dalam empat wilayah yang dianeksasi Rusia.
 
Dengan Ukraina kembali memegang kendali atas Lyman, hal tersebut menjadi kemunduran bagi Presiden Rusia Vladimir Putin usai ia memproklamirkan pencaplokan keempat wilayah tersebut.
 
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan perebutan kota itu, di mana bendera Ukraina dikibarkan di atas gedung-gedung sipil, menunjukkan bahwa Ukraina mampu mengusir pasukan Rusia. Hal ini, kata Stoltenberg, menunjukkan dampak penyebaran senjata canggih Barat oleh Ukraina terhadap konflik tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, keberhasilan tentara negara itu tidak terbatas pada merebut kembali Lyman.
 
"Pasukan Ukraina telah membebaskan pemukiman kecil Arkhanhelske dan Myrolyubivka di wilayah Kherson juga," ucap Zelensky, dilansir dari AFP, Senin, 3 Oktober 2022.
 
Badan Interfax Ukraina melaporkan bahwa menurut Serhiy Cherevatyi, juru bicara Kelompok Pasukan Timur Ukraina, pasukan Ukraina merebut kembali Torske, sebuah desa kecil di wilayah Donetsk, sekitar 15 kilometer timur Lyman yang sekarang dibebaskan.
 
Baca juga: Pasukan Rusia Mundur dari Kota Lyman di Ukraina, Indikasi Menyerah?
 
Kementerian pertahanan Rusia mengatakan, pihaknya menarik pasukan keluar dari daerah Lyman 'sehubungan dengan penciptaan ancaman pengepungan'.
 
Tidak disebutkan Lyman dalam pembaruan hariannya tentang pertempuran di Ukraina pada Minggu kemarin. Namun, pasukan Rusia dilaporkan menghancurkan tujuh depot artileri dan rudal di wilayah Ukraina Kharkiv, Zaporizhzhia, Mykolaiv dan Donetsk.
 
Sementara itu, Zelensky mengatakan penculikan direktur jenderal pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia yang diduduki Rusia di Ukraina adalah tindakan teror Rusia.
 
"Ini adalah contoh lain dari tindakan teror Rusia yang jelas, di mana negara teroris harus menanggung hukuman yang terus meningkat," kata Zelensky.
 
Pasukan Rusia telah merebut Lyman dari Ukraina pada Mei dan telah menggunakannya sebagai pusat logistik dan transportasi untuk operasinya di utara wilayah Donetsk.
 
Pengambilan kembali oleh pasukan Ukraina adalah kerugian medan perang terbesar Rusia sejak serangan balasan kilat Ukraina di wilayah timur laut Kharkiv pada September.
 
Pentingnya operasional Lyman adalah karena komandonya atas sebuah jalan yang melintasi Sungai Donets Siverskyi, di mana Rusia telah berusaha untuk mengkonsolidasikan pertahanannya.
 
Baca juga: Umumkan Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina, Putin: Selamanya Milik Rusia
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif