Brasil selidiki laporan emas yang ditambang secara ilegal ditukar dengan vaksin covid-19. Foto: AFP
Brasil selidiki laporan emas yang ditambang secara ilegal ditukar dengan vaksin covid-19. Foto: AFP

Brasil Selidiki Laporan Vaksin Covid-19 yang Ditukar dengan Emas Ilegal

Internasional Virus Korona emas brasil pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksin untuk Indonesia
Fajar Nugraha • 15 April 2021 08:41
Brasilia: Jaksa federal di negara bagian Roraima, Brasil sedang menyelidiki laporan bahwa emas yang ditambang secara ilegal ditukar dengan vaksin covid-19. Kantor kejaksaan Brasil mengatakan, kejadian ini berlangsung di cagar alam Yanomami.
 
Para pemimpin suku di wilayah Amazon telah mengeluhkan kesepakatan tersebut dan jaksa penuntut mengatakan, mereka akan menyelidiki laporan tersebut sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap pengalihan suntikan vaksin yang ditujukan untuk masyarakat adat.
 
Brasil saat ini mengalami salah satu gelombang terburuk pandemi virus korona yang diderita negara mana pun, dan penduduk aslinya termasuk yang paling rentan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Asosiasi Hutukara, yang mewakili masyarakat Yanomami, melaporkan masalah tersebut kepada jaksa dengan dukungan dari Instituto Socioambiental, sebuah organisasi non-pemerintah.
 
Asosiasi tersebut mengatakan seorang petugas kesehatan di distrik Homoxi memberikan vaksin penambang ilegal dengan imbalan emas. Pekerja tersebut juga menjual bensin dan generator kepada para penambang untuk mendapatkan emas.
 
"Suku Yanomami telah lama mengeluh bahwa bahan dan obat-obatan yang ditujukan untuk kesehatan masyarakat adat dialihkan ke penambang kucing liar," kata Dario Kopenawa Ianomami dari Hutukara dalam sebuah surat yang menguraikan keluhan resmi yang dikirim ke jaksa dan Kementerian Kesehatan, seperti dikutip dari US News, Kamis 15 April 2021.
 
“Kasus lain melibatkan petugas kesehatan terpisah yang bertemu penambang di malam hari dan memberi mereka obat-obatan dengan imbalan emas,” pernyataan asosiasi itu.
 
Kementerian Kesehatan mengatakan menerima surat itu pada 5 April dan telah membuka penyelidikan.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif