Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

Trump Mengaku Kaget Biden Pilih Kamala Harris

Internasional Pilpres AS 2020
Willy Haryono • 12 Agustus 2020 10:30
Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku terkejut saat mendengar kandidat capres dari Partai Demokrat Joe Biden memilih Senator Kamala Harris sebagai cawapresnya. Trump mengaku tak habis pikir karena Harris disebut pernah beberapa kali meremehkan Biden.
 
Biden telah menunjuk Harris sebagai pendamping untuk menghadapi Trump dalam pilpres pada November mendatang. Harris menjadi perempuan kulit hitam keturunan India pertama yang mendapat nominasi cawapres di AS.
 
Harris, 55, memiliki darah Jamaika dari ayahnya, dan India dari sang ibu. Saat ini ia menjabat sebagai Senator California.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita akan lihat bagaimana performa dia (Harris) ke depan. Performanya saat pemilu pendahuluan (primary) sangatlah buruk," kata Trump, dilansir dari laman India Today, Rabu 12 Agustus 2020.
 
"Saat primary, dia diharapkan tampil baik, tapi ternyata hanya mendapat sekitar 2 persen (suara)," sambungnya, dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih.
 
Trump mengaku sedikit terkejut atas pilihan Biden, karena Harris pernah memperlihatkan sikap tidak hormat terhadap mantan wapres AS tersebut. Ia mengatakan hal itu merupakan salah satu faktor utama yang membuatnya terkejut.
 
"Dia adalah perempuan yang sangat, sangat tidak baik. Dia mungkin lebih buruk dibanding perlakuan Pocahontas kepada Joe Biden. Dia pernah memperlihatkan sikap yang sangat tidak sopan kepada Joe Biden," ungkap Trump tanpa mengelaborasi lebih lanjut.
 
Di awal 2019, Harris pernah menjadi rival Biden dalam perebutan nominasi capres Demokrat. Namun selang beberapa bulan, kampanyenya relatif mandek dan ia pun resmi mengundurkan diri pada akhir 2019.
 
(WIL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif