NEWSTICKER
Petugas imigrasi Kolombia mengenakan masker saat bertugas menjaga perbatasan di Jembatan Internasional Simon Bolivar. (Foto: Schneyder Mendoza/AFP)
Petugas imigrasi Kolombia mengenakan masker saat bertugas menjaga perbatasan di Jembatan Internasional Simon Bolivar. (Foto: Schneyder Mendoza/AFP)

Langgar Isolasi Korona, Lima Turis Diusir dari Kolombia

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19
Willy Haryono • 15 Maret 2020 16:03
Bogota: Otoritas keimigrasian Kolombia telah mengusir lima turis asing yang melanggar aturan isolasi dua pekan untuk mencegah penyebaran virus korona covid-19. Tiga wisatawan berasal dari Spanyol, dan dua lainnya merupakan pasangan asal Prancis.
 
Dikutip dari Colombia Reports, kelima turis itu telah ditangkap dan diterbangkan pulang ke negara mereka. Otoritas Kolombia bertindak usai pihak hotel dan penginapan yang didiami kelima turis melapor ke petugas.
 
Hingga hari ini, Minggu 15 Maret 2020, otoritas Kolombia masih menerapkan aturan isolasi bagi warga asal negara-negara terdampak korona. Kebijakan Kolombia ini diterapkan bagi pendatang asal Prancis, Italia, Spanyol, Tiongkok, dan Iran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mulai Senin besok, Kolombia meningkatkan langkah pencegahan dengan menolak masuk semua pendatang asing asal Eropa dan Asia.
 
Turis pertama yang diusir Kolombia adalah seorang pria asal Spanyol. Ia diusir pada Jumat kemarin, dan tidak diizinkan kembali ke Kolombia selama tujuh tahun.
 
Empat wisatawan lainnya adalah pasangan asal Spanyol dan Prancis, yang ditangkap di hostel mereka di Bogota dan Mongui pada Sabtu kemarin. Mereka kemudian digiring ke bandara di Bogota dan diterbangkan pulang.
 
Kolombia adalah satu dari sejumlah negara di Amerika Latin yang terkena dampak covid-19. Data terbaru dari situs pemantau Johns Hopkins CSSE mencatat ada 22 kasus covid-19 di Kolombia.
 
Untuk level global, Johns Hopkins CSSE mencatat angka kasusnya telah melampaui 156 ribu dengan 5.833 kematian. Sementara jumlah pasien sembuh dari covid-19 kini telah mencapai 73.968 orang.
 
Dampak korona di Amerika Latin tidak separah benua Eropa, yang telah disebut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pusat pandemi covid-19.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif