Aktivitas di Bandara Internasional John F. Kennedy di Amerika Serikat. (AFP)
Aktivitas di Bandara Internasional John F. Kennedy di Amerika Serikat. (AFP)

Indonesia Tak Ada dalam Daftar 36 Negara Warganya Dilarang Masuk ke AS

Internasional amerika serikat Virus Korona joe biden covid-19 pandemi covid-19
Willy Haryono • 26 Januari 2021 10:09
Washington: Pemerintahan Amerika Serikat di bawah Presiden Joe Biden memberlakukan kembali larangan masuk pada hampir semua pelancong non-AS yang bepergian di Brasil, Inggris, Irlandia, dan puluhan negara di Eropa pada Senin, 25 Januari 2021. Aturan ini sempat akan dicabut melalui perintah eksekutif Donald Trump, namun langsung diterapkan kembali setelah Biden menjadi presiden.
 
Indonesia tidak masuk dalam daftar larangan masuk tersebut. Hanya ada dua negara zona Asia yang masuk daftar, yakni Tiongkok dan Iran.
 
Dalam keterangan di situs Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), disebutkan bahwa individu yang pernah berada di negara-negara tersebut dalam 14 hari terakhir dilarang masuk AS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Daftar larangan masuk ke AS meliputi negara Tiongkok, Iran, Inggris Raya, Republik Irlandia, Brasil, dan 29 yang masuk zona Eropa Schengen.
 
AS menambah satu negara lagi dalam daftar larangan masuk, yakni Afrika Selatan. Aturan itu akan mulai diberlakukan Sabtu mendatang.
 
Baca:  Cegah Varian Baru Covid-19, Biden Larang Perjalanan Dari dan ke Afrika Selatan
 
"Kami menambah Afrika Selatan ke dalam daftar larangan masuk karena kekhawatiran mengenai varian yang sudah menyebar di luar Afsel," kata Dr Anne Schuchat dari CDC dalam wawancara akhir pekan kemarin.
 
Sementara itu bagi orang yang datang dari negara di luar daftar terlarang, diizinkan masuk ke AS dengan syarat tertentu. Syarat itu adalah membawa hasil negatif tes covid-19 atau bukti kesembuhan bagi yang pernah terjangkit.
 
Berdasarkan keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri AS yang diterima Medcom.id, aturan ini berlaku bagi semua orang berusia dua tahun ke atas yang datang dengan menggunakan pesawat terbang.
 
"Aturan ini berlaku bagi warga negara asing maupun warga Amerika Serikat," lanjutnya.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif