NEWSTICKER
 Kepala Unit Penyakit dan Zoonosis WHO, Maria Van Kerkhove sebut korona bisa bertahan di udara. Foto: AFP
Kepala Unit Penyakit dan Zoonosis WHO, Maria Van Kerkhove sebut korona bisa bertahan di udara. Foto: AFP

Virus Korona

WHO Antisipasi Penyebaran Korona Melalui Udara

Internasional virus corona WHO Berita Virus Corona Hari Ini
Marcheilla Ariesta • 18 Maret 2020 22:20
Jenewa: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sedang mempertimbangkan tindakan pencegahan penyebaran virus melalui udara untuk para staf medis. Langkah ini akan dilakukan setelah sebuah studi baru menyebutkan virus korona covid-19 bisa bertahan hidup di udara.
 
Kepala Unit Penyakit dan Zoonosis WHO, Maria Van Kerkhove mengatakan virus itu bisa bertahan hidup di udara dalam beberapa pengaturan.
 
"Ketika Anda melakukan prosedur yang menghasilkan aerosol seperti di fasilitas perawatan medis, Anda memiliki kemungkinan untuk partikel aerosol ini tinggal di udara sedikit lebih lama," tuturnya dilansir dari CNBC News, Selasa 17 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menambahkan sangat penting petugas kesehatan mengambil tindakan pencegahan. "Terutama ketika mereka bekerja pada pasien (positif korona) dan melakukan prosedur itu," imbuhnya.
 
Para pejabat kesehatan dunia mengatakan penyakit pernapasan itu menyebar melalui kontak manusia-ke-manusia, melalui tetesan yang dibawa lewat bersin dan batuk, atau kuman yang tertinggal di benda mati.
 
"Virus korona dapat melayang di udara, tergantung pada faktor seperti panas dan kelembaban," kata mereka.
 
Kerkhove menambahkan ada penelitian di sejumlah negara dengan kondisi lingkungan yang berbeda. Para ilmuwan, imbuhnya, secara khusus melihat kelembaban, suhu, dan pencahayaan ultraviolet mempengaruhi penyakit serta berapa lama ia hidup di permukaan berbeda, termasuk baja.
 
"Sejauh ini, kami yakin bahwa pedoman yang kami miliki sesuai," tambah Kerkhove.
 
Dia merekomendasikan staf medis memakai masker N95 karena menyaring sekitar 95 persen dari semua partikel cair atau udara.
 
"Di fasilitas layanan kesehatan, kami memastikan petugas layanan kesehatan menggunakan tindakan standar pencegahan dengan pengecualian mereka sedang melakukan prosedur penghasil aerosol," katanya.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif