NEWSTICKER
Virus Korona berpusat di Wuhan, Tiongkok dan menyebar sangat cepat ke belahan dunia. Foto: AFP
Virus Korona berpusat di Wuhan, Tiongkok dan menyebar sangat cepat ke belahan dunia. Foto: AFP

Argentina Penjarakan Warga yang Keluar di Masa Karantina Covid-19

Internasional Virus Korona
Whisnu Mardiansyah • 19 Maret 2020 05:00
Buenos Aires: Pemerintah Argentina menangkap beberapa orang yang melanggar selama masa karantina darurat covid-19. Hal ini sebagai upaya mengantisipasi penyebaran covid-19 atau korona semakin meluas.
 
"Saya tidak ada kompromi dan fleksibel dalam hal ini. Siapa pun yang dikarantina wajib mengikutinya, dan jika tidak, kita akan mengejar mereka secara kriminal," kata Presiden Argentina Alberto Fernandez seperti dilansir Aljazeera, Kamis, 19 Maret 2020.
 
Fernandez menegaskan orang yang diindikasi terjangkit covid-19 wajib menjalani masa karantina dan diisolasi selama 14 hari. Pelanggar bisa dianggap menentang kebijakan pemerintah dan teraancam pidana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pelanggar terancam hukuman penjara enam bulan hingga dua tahun penjara. Beberapa orang dilaporkan telah ditahan sementara di rumah hingga masa karantina selesai 14 hari. Setelahnya mereka menjalani persidangan. Bagi warga negara asing (WNA) yang menolak diisolasi akan dideportasi.
 
Dengan ancaman ini warga mengikuti masa isolasi. Namun, beberapa pelanggar ditemukan di
Provinsi Santa Fe, Cordoba, Santiago del Estero, dan Buenos Aires.
 
Pada Selasa 17 Maret, Kementerian Keamanan Nasional merilis nomor telepon yang dapat dihubungi orang untuk melaporkan warga yang melanggar saat masa karantina. Khususnya kepada 180 ribu warga Argentina yang baru kembali dari luar negeri wajib menjalaani masa isolasi 14 hari.
 
Daftar warga yang dari luar negeri dilakukan pemeriksaan harian dan petugas memastikan mereka berada di rumah. Hal yang sama berlaku untuk WNA yang baru tiba di Argentina menjalani masa isolasi di hotel.
 
Sebelulmnya, dalam video seorang pria menyerang penjaga gedung memaksa ingin keluar di masa karantina. Video tersebut tersebar seantero Argentina dan dianggap membahayakan.
Pria itu baru saja kembali dari Amerika Serikat. Dia menghadapi tuduhan penyerangan dan melanggar karantina.
 
Argentina telah memberlakukan serangkaian tindakan untuk memperlambat penyebaran covid-19. Argentina mengonfirmasi ada 79 kasus covid-19. Mereka yang terjangkit setelah berpergian dari luar negeri.

 

(WHS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif