Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

FBI Tangkap Pria Penjual 'Obat' Antivirus Covid-19

Internasional amerika serikat Virus Korona Coronavirus virus corona
Arpan Rahman • 27 Maret 2020 20:14
California: Biro Investigasi Federal (FBI) telah menangkap seorang pria di California, Amerika Serikat, yang mengklaim telah menemukan obat untuk virus korona.
 
Dalam beberapa postingan di akun Instagram-nya yang mencantumkan 2,4 juta pengikut, Keith Middlebrook diduga telah menciptakan pil untuk mencegah orang tertular covid-19 dan merawat mereka yang sudah menderita virus coronavirus.
 
"Ya, saya telah mengembangkan obat untuk virus korona covid-19," tulis pria 53 tahun itu dalam satu posting.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setelah 6 pekan Fokus dan Pengembangan Intens (dan sangat sedikit tidur). Saat ini saya akan memasuki Produksi Massal," bujuknya, dirilis dari Sky News, Jumat, 27 Maret 2020.
 
Di lain postingan, dia menambahkan: "Pil ini telah saya rancang membuat siapa pun benar-benar MENGUNGGULI Virus Korona penyakit covid-19."
 
Dalam sebuah video yang telah ditonton lebih dari 450.000 kali, ia mengklaim: "Ya saya membuat obat yang mematikan covid-19, yang membuat sel-sel dari coronavirus terbebas, lepas, dan mati dalam waktu 48 jam."
 
Dia ditahan saat memberikan pil ke agen yang menyamar, menurut laporan media AS. Dalam upaya untuk memikat investor di perusahaannya Quantum Prevention CV Inc dengan janji keuntungan besar, ia juga mengklaim mempekerjakan Earvin "Magic" Johnson di dewan direksinya -- yang dikonfirmasi oleh penyelidik tidak memiliki keterlibatan.
 
Middlebrook ditangkap pada Rabu atas tuduhan federal penipuan kawat, yang membawa hukuman hingga 20 tahun penjara jika terbukti bersalah.
 
Jaksa Agung AS William Barr memperingatkan, "Pandemi ini cukup berbahaya tanpa pelaku kejahatan mencari keuntungan dari kepanikan publik dan tindakan semacam ini tidak dapat ditoleransi."
 
Klaim palsu tentang virus korona dan obat palsu telah beredar di media sosial, sering kali menarik perhatian ratusan orang.
 
Saat ini tidak ada vaksin untuk virus korona, dan para ahli medis di seluruh dunia mengatakan cara terbaik untuk mencegah terinfeksi penyakit ini adalah dengan menghindari terkena virus itu.
 
Pekan lalu, petugas bea cukai AS di Los Angeles mencegat paket berisi 60 kit palsu berlabel ‘Obat Anti-Patogenik’ yang dikirim dari Inggris.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif