Mantan presiden AS Donald Trump melihat ke arah para pendukungnya di Palm Beach, Florida pada Rabu, 20 Januari 2021. (Eva Marie UZCATEGUI/AFP)
Mantan presiden AS Donald Trump melihat ke arah para pendukungnya di Palm Beach, Florida pada Rabu, 20 Januari 2021. (Eva Marie UZCATEGUI/AFP)

Hindari Pelantikan Biden, Trump Tiba di Resor Mar-a-Lago Florida

Internasional amerika serikat joe biden donald trump Pelantikan Joe Biden
Willy Haryono • 21 Januari 2021 02:11
Florida: Donald Trump tiba di resor Mar-a-Lago miliknya di Palm Beach, Florida pada Rabu, 20 Januari 2021. Di saat yang hampir bersamaan, Joe Biden resmi dilantik sebagai presiden ke-46 Amerika Serikat.
 
Trump sebelumnya telah menegaskan tidak akan hadir dalam pelantikan Biden. Padahal sesuai tradisi AS, seorang presiden seharusnya menghadiri prosesi pelantikan penerusnya.
 
Baca:  Joe Biden Resmi Jadi Presiden ke-46 Amerika Serikat

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dilansir dari laman Guardian, para pendukung Trump berderet di sepanjang jalan dari Bandara Internasional Palm Beach menuju resor Mar-a-Lago. Mereka hanya ingin menyambut dan menyapa Trump yang pulang ke resor bersama istrinya, Melania.
 
Belasan mobil mengantar kepulangan Trump, sementara pesawat kepresidenan Air Force One mengisi bahan bakar untuk kembali terbang ke Washington DC.
 
Iring-iringan mobil Trump sempat melambat di sepanjang ruas jalan Southern Boulevard. Di sana, mantan presiden AS itu terlihat tersenyum, melambaikan tangan, dan mengacungkan jempol ke arah para pendukungnya.
 
Seorang perempuan yang membawa poster bertuliskan "Trump menang telak" terlihat menangis. Sejumlah pendukung lainnya membawa poster bertuliskan, "selamat datang kembali," "Trump 2024," dan "kami mencintaimu."
 
Terdapat juga beberapa poster mengejek Trump, yang salah satunya bertuliskan, "Anda dipecat, Anda pecundang."
 
Dalam prosesi pelepasan di pangkalan udara Joint Base Andrews, Trump mengatakan bahwa empat tahun terakhir begitu luar biasa, dan dirinya berjanji akan "kembali."
 
Trump pernah terindikasi hendak kembali mencalonkan diri sebagai presiden untuk pemilu 2024. Namun ia akan menghadapi persidangan pemakzulan di Senat AS atas perannya dalam penyerbuan massa ke Gedung Capitol pada 6 Januari lalu.
 
Jika Trump dimakzulkan di level Senat, maka ia kemungkinan besar tidak akan bisa memegang jabatan publik apapun, termasuk presiden.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif