PM Spanyol Pedro Sanchez memimpin rapat darurat bersama jajaran kabinet di tengah lonjakan kasus covid-19. (LA MONCLOA/AFP)
PM Spanyol Pedro Sanchez memimpin rapat darurat bersama jajaran kabinet di tengah lonjakan kasus covid-19. (LA MONCLOA/AFP)

Spanyol Terapkan Jam Malam Nasional untuk Redam Covid-19

Internasional Virus Korona spanyol pandemi covid-19
Willy Haryono • 26 Oktober 2020 08:32
Madrid: Pemerintah Spanyol mendeklarasikan status darurat dan menerapkan aturan jam malam berskala nasional untuk membantu meredam lonjakan kasus virus korona (covid-19). Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan, jam malam ini berlaku sejak Minggu, 25 Oktober, mulai dari pukul 23.00 hingga 06.00.
 
Di bawah status darurat, sambung Sanchez, otoritas lokal juga dapat memberlakukan larangan perjalanan antar wilayah.
 
Ia berencana meminta parlemen untuk memperpanjang rangkaian aturan terbaru di Spanyol hingga enam bulan ke depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Spanyol terkena imbas parah covid-19 di fase awal pandemi. Kala itu, Spanyol menerapkan kebijakan penguncian (lockdown) berskala nasional -- salah satu yang paling ketat di dunia.
 
Seperti banyak negara lainnya di Eropa, Spanyol juga terkena gelombang kedua covid-19.
 
Sanchez memberi fleksibilitas selama 60 menit bagi wilayah-wilayah di Spanyol yang ingin memodifikasi aturan jam malam. Larangan perjalanan antar distrik akan diserahkan Sanchez sepenuhnya ke pemimpin lokal.
 
Selain jam malam, status darurat di Spanyol juga membatasi perkumpulan dari keluarga berbeda maksimal enam orang. "Situasi yang sedang kita hadapi saat ini terbilang ekstrem," kata Sanchez, dikutip dari laman BBC pada Senin, 26 Oktober 2020.
 
"Ini adalah situasi paling serius dalam setengah abad terakhir," sambungnya.
 
Sejak pandemi covid-19 muncul, jumlah kasus terkonfirmasi di Spanyol telah melampaui satu juta dengan angka kematian hampir menyentuh 35 ribu.
 
Di Italia, rangkaian aturan terbaru juga diumumkan pada Minggu. Pemerintah Italia mengatakan, peningkatan jumlah kasus covid-19 secara bertahap telah membuat banyak rumah sakit kewalahan menerima gelombang pasien.
 
Sementara itu, Prancis mencatat lonjakan jumlah kasus harian covid-19. Total 52.010 infeksi covid-19 tercatat dalam 24 jam terakhir, dari sebelumnya 45 ribu pada Sabtu, 24 Oktober.
 
Baca:Macron: Covid-19 Ada di Prancis Hingga Musim Panas 2021
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif