Dr Anthony Fauci, salah satu dokter dalam gugus tugas penanganan covid-19 di Amerika Serikat. (Foto: AFP)
Dr Anthony Fauci, salah satu dokter dalam gugus tugas penanganan covid-19 di Amerika Serikat. (Foto: AFP)

Fauci Yakin Vaksin Covid-19 Tersedia Awal 2021

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19
Willy Haryono • 01 Agustus 2020 10:31
Washington: Dr Antony Fauci, pakar kesehatan ternama di Amerika Serikat, meyakini vaksin virus korona (covid-19) akan tersedia di AS pada awal 2021. Ia mengatakan, sekitar seperempat juta warga AS sudah menjadi relawan dalam uji klinis vaksin covid-19.
 
Optimisme Fauci menjanjikan, namun kondisi kesehatan di AS saat ini terkait covid-19 masih relatif buruk. Sejumlah pejabat yang turut berbicara bersama Fauci di gedung Kongres AS mengakui bahwa otoritas kesehatan masih belum dapat menyuguhkan semua hasil tes covid-19 dalam kurun waktu dua atau tiga hari.
 
Para pejabat AS bersama Fauci kemudian kembali meminta warga AS untuk meredam penyebaran covid-19 dengan menggunakan masker, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan secara berkala.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Langkah-langkah sederhana tersebut dapat berdampak sama dengan jika kita menutup perekonomian negara sepenuhnya," kata Dr Robert Redfield, direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). Ia mengklaim memiliki bukti bahwa memakai masker, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan efektif dalam meredam penyebaran covid-19.
 
Dikutip dari Global News, Jumat 31 Juli 2020, Fauci mengatakan estimasinya mengenai vaksin bukan khayalan. "Saya optimismis. Saya juga berpikir target tersebut bukanlah khayalan, melainkan realita, dan akan segera menjadi realita," sebut Fauci.
 
Di bawah perintah Gedung Putih, agensi-agensi kesehatan federan dan Departemen Pertahanan tengah bersiap menjalankan operasi bertajuk Operation Warp Speed untuk menyuguhkan 300 juta vaksin dalam kurun waktu tersebut. Operasi itu akan dimulai saat Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) menentukan adanya vaksin covid-19 yang aman digunakan dan efektif.
 
Pernyataan Fauci, Redfield, dan pejabat lainnya disampaukan saat kemajuan dalam penanganan covid-19 di AS terlihat tidak menjanjikan. Angka kasus covid-19 di AS melonjkan tinggi pada setiap harinya.
 
Berdasarkan data Johns Hopkins University pada Sabtu ini, total kasus covid-19 di AS telah melampaui 4,5 juta dengan 153 ribu kematian dan 1.438.160 pasien sembuh.
 

(WIL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif