NEWSTICKER
Presiden AS Donald Trump berbicara mengenai covid-19 di Gedung Putih, Washington, 17 Maret 2020. (Foto: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)
Presiden AS Donald Trump berbicara mengenai covid-19 di Gedung Putih, Washington, 17 Maret 2020. (Foto: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)

Trump Serukan Persatuan Nasional dalam Menghadapi Korona

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19 Berita Virus Corona Hari Ini
Willy Haryono • 18 Maret 2020 06:33
Washington: Presiden Amerika Serikat menyerukan persatuan nasional dalam menghadapi ancaman penyakit virus korona (covid-19) di seantero AS. Pernyataan disampaikan Trump di tengah gelombang kritik, yang menyebut dirinya kurang serius menghadapi pandemi covid-19.
 
Pernyataan juga disampaikan saat Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan bahwa Gedung Putih telah menyuguhkan rencana stimulus ekonomi kepada Kongres. Pemerintahan Trump juga berencana mencairkan bantuan tunai kepada seluruh warga AS dan juga menyodorkan bantuan kepada sejumlah maskapai yang terkena dampak pandemi.
 
Berbicara di Gedung Putih, Trump memuji respons Gubernur New York dan juga California dalam penanganan covid-19. Padahal selama ini, Trump kerap berselisih paham dengan keduanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami ingin menyelamatkan sebanyak mungkin nyawa masyarakat. Semua hal bisa didapatkan kembali, tapi nyawa tidak," tegas Trump, seperti dikutip dari laman AFP, Selasa 17 Maret 2020.
 
Universitas Johns Hopkins mencatat jumlah kasus covid-19 di AS telah melambung mendekati angka 5.900. Sementara menurut AFP, jumlah korban covid-19 di AS telah mencapai 100 orang.
 
Angka-angka tersebut memicu banyak perubahan di tengah masyarakat AS. Sekolah-sekolah ditutup, pegawai kantor bekerja dari rumah, dan deretan rumah sakit bersiap menerima gelombang pasien.
 
Trump berulang kali dituduh seolah meremehkan pandemi covid-19, terutama di fase-fase awal. Sejumlah pihak menilai Trump melakukan hal tersebut demi menenangkan pasar saham dan menghindari kepanikan.
 
Namun ia sudah tidak lagi menerapkan sikap seperti itu, dan kini mengapresiasi persatuan masyarakat AS yang biasanya selalu terpecah antara kubu Partai Demokrat dan Republik.
 
"Senang rasanya bisa berhubungan akur dengan Demokrat dan Republik," tutur Trump. "Saya merasakan ada begitu banyak semangat di tengah hal yang terjadi saat ini. Saya belum pernah merasakan ini sejak 3,5 tahun terakhir," lanjutnya.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif