Seorang relawan menerima suntikan vaksin covid-19. Foto: AFP
Seorang relawan menerima suntikan vaksin covid-19. Foto: AFP

Trump Klaim 100 Juta Vaksin Covid-19 Didistribusikan Desember 2020

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona vaksin covid-19
Fajar Nugraha • 17 September 2020 13:23
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, setidaknya 100 juta dosis vaksin virus korona dapat didistribusikan di Amerika Serikat pada akhir 2020. Ini beberapa bulan lebih awal dari perkiraan pejabat kesehatan pemerintah pada hari sebelumnya.
 
"Segera setelah FDA (Food and Drug Administration) menyetujui vaksin itu, kami akan dapat mendistribusikan 100 juta dosis pada akhir tahun 2020 dan jumlah yang besar lebih cepat dari itu," kata Trump pada Rabu 16 September 2020.
 
Sebelumnya Trump bersikeras bahwa vaksin sekarang tinggal "beberapa minggu" lagi. Namun celotehan Trump ini dibantah oleh pejabat kesehatan di pemerintahannya sendiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Robert Redfield bersaksi di depan Kongres pada Rabu dan menyebutkan bahwa vaksin apa pun tahun ini tidak akan digunakan secara luas.
 
"Saya pikir akan ada vaksin yang awalnya akan tersedia antara November dan Desember, tetapi pasokan sangat terbatas dan harus diprioritaskan," ucap Redfield kepada panel Senat, seperti dikutip AFP, Kamis 17 September 2020.
 
"Jika Anda bertanya kepada saya kapan akan tersedia secara umum untuk publik Amerika sehingga kita dapat mulai memanfaatkannya agar warga kembali ke kehidupan biasa, saya perkirakan akan tersedia para kuartal ketiga 2021,” tegas Redfield.
 
Partai Demokrat telah menyatakan keprihatinannya bahwa Trump menekan regulator kesehatan pemerintah dan ilmuwan untuk menyetujui vaksin yang dipercepat pada waktunya. Keberadaan vaksin lebih, diyakini demi tujuan politik yang membantu upaya Trump untuk terpilih kembali sebagai Presiden AS di periode kedua.
 
Trump juga menimbulkan pertanyaan ketika ditanya mengapa dia meremehkan seberapa parah pandemi di bulan-bulan awal. Kepada jurnalis senior Bob Woodward, Trump mengaku dia mengecilkan risiko covid-19 karena tak ingin publik Amerika panik.
 
Berdasarkan data Johns Hopkins University Kamis 16 September 2020, kasus positif covid-19 di AS sudah mencapai 6,6 juta dan disertai jumlah korban meninggal 196.802 jiwa. Sementara pasien sembuh mencapai 2,5 juta jiwa.

 
(FJR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif