Tank 'Terminator' milik Rusia akan dikerahkan untuk perang di Donbas. Foto: AFP
Tank 'Terminator' milik Rusia akan dikerahkan untuk perang di Donbas. Foto: AFP

Siap Serang Donbas, Rusia Akan Kerahkan ’Terminator’

Fajar Nugraha • 20 Mei 2022 06:03
Donbas: Rusia dikabarkan mengerahkan kendaraan tempur lapis baja 'Terminator' yang dirancang untuk pertempuran perkotaan. Tank itu dikerahkan saat Rusia bersiap untuk menyerang kota Donbas.
 
Rusia telah mengerahkan kendaraan pendukung tank "Terminator" di Ukraina saat kampanye militer Rusia berusaha untuk mengepung para pembela Ukraina di wilayah Donbas timur.
 
Sebuah sumber militer Rusia mengatakan, kepada kantor berita negara Rusia, RIA bahwa satu peleton telah dikerahkan di Ukraina.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rusia diyakini memiliki sekitar sembilan kendaraan lapis baja, yang dibangun di atas sasis tank T-72. Terminator, yang memiliki sebutan resmi BMPT, memiliki lapis baja dan persenjataan berat, dirancang untuk mempertahankan tank dari penyergapan dan serangan jarak dekat di lingkungan perkotaan.
 
Justin Crump, mantan komandan tank tentara Inggris, mengatakan kepada Sky News bahwa pengerahan Terminator di sekitar Severodonetsk, sebuah kota di wilayah Donbas, Luhansk, menunjukkan "tekad untuk menyerang kota itu" oleh angkatan bersenjata Rusia.
 
Crump mengatakan kendaraan itu adalah "peralatan khas Rusia."
 
“Kendaraan ini dijuluki Terminator. Ini adalah kendaraan pendukung tank," kata Crump, seperti dikutip Bussines Insider, Jumat 20 Mei 2022.
 
“Ini dirancang untuk melakukan pekerjaan infanteri untuk mendukung tank. Jadi ini adalah tank dengan menara yang dirancang untuk menekan infanteri musuh,” imbuhnya.
 
The Times of London melaporkan, “Terminator memiliki empat peluncur rudal anti-tank, dua meriam otomatis 30 mm, dua peluncur granat, senapan mesin, dan kecepatan tertinggi 57 kilometer per jam”.
 
Kendaraan lapis baja Rusia menderita banyak korban di Ukraina. Para peneliti telah menghitung 671 tank yang hilang dan 365 kendaraan tempur infanteri yang hilang dalam hampir tiga bulan perang.
 
Selain proliferasi rudal anti-tank yang akurat, operator tank Rusia telah membuat kesalahan yang membuat mereka terkena tembakan artileri, dan komandan Rusia telah mengerahkan mereka tanpa dukungan infanteri atau udara, keputusan yang sangat salah sehingga berkontribusi pada penilaian ulang efektivitas militer.
 
Bahkan jika digunakan dengan benar, persediaan BMPT Rusia terlalu sedikit untuk mempertahankan sebagian besar tanknya.
 
Media pemerintah Rusia TASS melaporkan pada tahun 2017 kendaraan itu telah dirancang mengikuti pengalaman angkatan bersenjata Rusia di Afghanistan.
 
Seorang eksekutif senior di pabrikan tank Rusia UVZ mengatakan kepada TASS: “Kendaraan tempur pendukung tank dilindungi tidak lebih buruk dari tank lainnya. Sistem senjata gandanya memiliki daya tembak yang jauh lebih besar dan mampu mengenai beberapa target ke arah yang berbeda secara bersamaan.”
 
Menurut laporan, Terminator sebelumnya telah digunakan dalam operasi tempur Rusia di Suriah.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif