Gubernur New York Andrew Cuomo. (ANGELA WEISS/AFP/GETTY)
Gubernur New York Andrew Cuomo. (ANGELA WEISS/AFP/GETTY)

New York Konfirmasi Kasus Perdana Varian Baru Covid-19

Internasional amerika serikat Virus Korona covid-19 pandemi covid-19
Willy Haryono • 05 Januari 2021 08:16
New York: Otoritas negara bagian New York, Amerika Serikat, mengonfirmasi kemunculan kasus perdana varian baru virus korona (covid-19) asal  Inggris pada Senin, 4 Januari. Konfirmasi disampaikan laboratorium New York State (NYS) yang kemudian diumumkan oleh Gubernur Andrew Cuomo.
 
"Seorang individu dari Saratoga County, New York, telah dinyatakan positif varian (baru covid-19). Individu tersebut tidak memiliki rekam jejak perjalanan (dari Inggris)," tulis Cuomo via Twitter.
 
"Individu ini adalah pria berusia 60-an tahun. Ia memperlihatkan gejala, tapi sudah mulai membaik. Ia tidak bepergian ke luar negeri belakangan ini, sehingga mungkin tertular di tengah masyarakat," lanjutnya, dikutip dari laman Xinhua pada Selasa, 5 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:  Fauci Sebut Varian Baru Covid-19 Perlu Ditangani Serius
 
Cuomo menyerukan kepada semua warga AS untuk menghubungi otoritas setempat jika pernah mengunjungi toko N. Fox Jewelers di Saratoga County Springs pada periode antara tanggal 18 hingga 24 Desember 2020.
 
Ia mengatakan bahwa varian covid-19 Inggris (B.1.1.7) disebut-sebut 70 persen lebih menular dari versi asli, sehingga masyarakat perlu selalu mematuhi protokol kesehatan dan kooperatif dengan otoritas setempat.
 
Konfirmasi kasus perdana varian covid-19 Inggris berasal dari Wadsworth Center yang berlokasi di Albany, New York. Bulan lalu, otoritas New York mengumumkan bahwa Wardsworth telah memulai riset agresif mengenai varian baru covid-19.
 
Selain mengumumkan mengenai varian baru covid-19, Cuomo juga menyebutkan bahwa total pasien covid-19 di New York saat ini telah melampaui 8.000. Ia mengatakan lonjakan jumlah pasien ini sudah dapat diprediksi usai berakhirnya liburan Natal dan Tahun Baru.
 
Hingga Senin malam, Johns Hopkins University mencatat total 38.583 kematian akibat covid-19 di negara bagian New York, yang merupakan angka terburuk dari seluruh wilayah AS.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif