Personel militer AS mempersiapkan alat kesehatan di rumah sakit darurat penanganan covid-19. Foto: AFP
Personel militer AS mempersiapkan alat kesehatan di rumah sakit darurat penanganan covid-19. Foto: AFP

AS Catat 700 Kematian Akibat Virus Korona dalam Satu Hari

Internasional amerika serikat Virus Korona Coronavirus virus corona
Fajar Nugraha • 01 April 2020 11:04
Washington: Pemerintah Amerika Serikat (AS) berlomba membangun ratusan rumah sakit darurat untuk meredakan ketegangan pada sistem kesehatan. Saat ini AS mencatat sekitar 700 kematian dalam satu hari pada Selasa 31 Maret.
 
Angka tersebut sama dengan kematian seseorang setiap dua menit. Hampir setengah dari kematian itu terjadi di negara bagian New York, masih merupakan episentrum pandemi virus korona. Wali Kota New York Bill de Blasio meminta bantuan dari pemerintahan Trump yang mengatakan kondisi terburuk mungkin masih berlangsung beberapa minggu lagi.
 
"Ini adalah titik di mana kita harus siap untuk minggu depan ketika kita mengharapkan peningkatan besar dalam jumlah kasus. Yang saya tanyakan dengan sangat jelas, pekan lalu, adalah untuk personel medis militer yang akan ditempatkan di sini," kata de Blasio di Pusat Tenis Nasional Billie Jean King di Queens, yang dijadikan rumah sakit lapangan, seperti dikutip AFP, Rabu, 1 April 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


De Blasio, seorang anggota Partai Demokrat, mengatakan dia telah meminta Gedung Putih untuk tambahan 1.000 perawat, 300 terapis pernapasan dan 150 dokter pada 5 April. Tetapi hingga kini belum menerima jawaban dari pemerintahan Trump.
 
Total warga yang meninggal akibat covid-19 berada di angka 3.873 orang di Amerika Serikat selama wabah. Angka ini lebih banyak dari jumlah yang meninggal dalam serangan 11 Sep 2001. Total kasus AS yang dikonfirmasi naik menjadi 188.172, naik dari hari sebelumnya.
 
Para ahli medis Gedung Putih mengatakan antara 100.000 hingga 200.000 orang bisa meninggal karena penyakit pernapasan di Amerika Serikat tahun ini. Meskipun ada perintah di sebagian besar kota besar yang membatasi warga kecuali untuk acara yang paling diperlukan.
 
Lebih dari 30 negara bagian telah memerintahkan orang untuk tinggal di rumah untuk menahan virus. Ini merupakan sebuah langkah yang mencekik ekonomi dan menyebabkan jutaan orang tanpa gaji, setidaknya untuk sementara waktu.
 
Upaya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat pun terus dilakukan. Salah satunya dengan melibatkan militer untuk membangun rumah sakit sementara.
 
“Korps Insinyur Angkatan Darat AS sedang mencari hotel, asrama, pusat konvensi dan ruang terbuka besar untuk membangun sebanyak 341 rumah sakit sementara,” ujar Kepala Korps Insinyur AS, Letnan Jenderal Todd Semonite.
 
Korps, lengan teknik Angkatan Darat AS, telah bergabung dengan para pejabat negara bagian New York untuk mengubah Pusat Konvensi Jacob Javits Kota New York menjadi rumah sakit 1.000 tempat tidur dalam waktu seminggu.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif